Komnas Haji Soroti Sistem Multisyarikah Haji 2025: Minim Sosialisasi, Banyak Jemaah Kebingungan

AKURAT.CO Komisi Nasional Haji (Komnas Haji) menyoroti serius penerapan sistem multisyarikah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025.
Ketua Komnas Haji, Mustolih Siradj, menyebut sistem ini menimbulkan kebingungan di kalangan jemaah karena minimnya sosialisasi sejak dari Tanah Air.
“Jemaah kaget karena merasa tidak ada sosialisasi. Sejak di Tanah Air mereka sudah dibentuk regu dan kelompok, didampingi oleh KBIHU. Tapi ternyata ada yang tidak dapat visa, lalu dikelompokkan secara terpisah karena beda syarikah,” ujar Mustolih dalam keterangan kepada media pada Kamis, 15 Mei 2025.
Komnas Haji menerima banyak keluhan terkait pemisahan kelompok jemaah karena sistem ini. Pendamping dari KBIHU pun tidak selalu bisa bersama dengan rombongan yang dibimbingnya, sehingga membuat proses bimbingan dan koordinasi selama ibadah terganggu.
“Sudah hampir seratus aduan kami terima sampai hari ini. Isinya macam-macam, tapi yang paling menonjol adalah persoalan koper jemaah yang belum juga ditemukan sejak mereka mendarat,” kata Mustolih.
Baca Juga: Warganet Kecewa Bupati Gresik Bisa Jadi Petugas Haji Daerah Tahun 2025
Situasi diperparah dengan laporan dari jemaah cadangan yang gagal berangkat secara mendadak, padahal telah memenuhi seluruh syarat, termasuk pelunasan biaya dan kelulusan istitha’ah kesehatan.
“Ada jemaah di Cirebon yang sudah siap berangkat, sudah pelunasan, sudah istitha’ah kesehatan, tapi tiba-tiba dibatalkan oleh kantor Kemenag setempat,” ungkapnya.
Selain itu, Komnas Haji juga menerima laporan tentang keterlambatan distribusi kartu nusuk—identitas penting bagi jemaah untuk mengakses Masjidil Haram dan menjalani puncak ibadah haji.
“Ini juga jadi masalah serius yang perlu segera ditangani. Kartu nusuk adalah bukti identitas jemaah yang digunakan saat menjalani puncak haji nanti,” jelas Mustolih.
Komnas Haji berharap Kementerian Agama segera merespons berbagai aduan tersebut dan mengambil langkah cepat agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh jemaah Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







