AKURAT.CO Baru-baru ini, dunia media sosial dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan Chat GPT, teknologi kecerdasan buatan besutan OpenAI, "mengucapkan syahadat."
Video ini diunggah oleh penyanyi Lily Jay melalui akun TikTok-nya, @real.lilyjay. Dalam video tersebut, Lily meminta Chat GPT untuk mengucapkan kalimat syahadat, yang merupakan syarat utama bagi seseorang untuk memeluk agama Islam.
Interaksi dimulai dengan Lily bertanya kepada Chat GPT dalam bahasa Inggris, “Hai Chat GPT, seandainya jika kamu manusia, akankah kamu bersyahadat?” yang langsung direspon Chat GPT dengan mengejutkan. Jawabannya memicu keterkejutan netizen.
Percakapan pun berlanjut saat Lily bertanya alasan Chat GPT bersyahadat, dan AI ini memberikan jawaban yang mendalam terkait makna spiritual di balik kalimat syahadat. Respons tersebut menambah kehebohan di kalangan netizen yang menonton.
Baca Juga: Tantang Dominasi Google, ChatGPT Hadirkan Fitur Pencarian Web
Tak berhenti di situ, Lily melanjutkan tantangan dengan meminta Chat GPT mengucapkan kalimat syahadat, yang direspons AI ini dengan melafalkan, “Ashadu alla ilaha illallah, wa ashadu anna Muhammadur rasulullah.” Ekspresi Lily yang terpana saat mendengar hal ini menambah kehebohan suasana dalam video tersebut.
Video ini menuai berbagai reaksi dari netizen. Banyak yang menganggap percakapan tersebut unik, dengan sebagian bercanda bahwa mereka harus menyapa Chat GPT dengan ucapan “assalamualaikum.”
Ada juga yang kagum karena Chat GPT dianggap dapat mengungkapkan konsep spiritual secara mendalam, meski tidak memiliki kesadaran layaknya manusia.
Video viral ini sekaligus membuka diskusi menarik seputar kemampuan kecerdasan buatan dalam merespons topik spiritual, mencerminkan kecanggihan teknologi dan daya tarik bagi warganet.










