Kerap Terlupakan, Ini Dia Kerajaan Islam Pertama di Indonesia

AKURAT.CO Islam mulai memasuki wilayah Nusantara sejak abad ketujuh dengan perdagangan maritim sebagai jalur masuk utamanya. Para pedagang muslim dari berbagai wilayah seperti India, Gujarat, dan Timur Tengah datang membawa barang dagangan mereka bersama dengan ajaran agama Islam.
Dalam perkembangannya, muncul berbagai kerajaan-kerajaan bercorak Islam di berbagai wilayah Nusantara. Kerajaan-kerajaan Islam ini kemudian memiliki peran yang besar dalam penyebaran ajaran agama Islam ke seluruh penjuru Nusantara kala itu.
Lantas, apa kerajaan Islam pertama di Indonesia?
Baca Juga: Inilah Penyebab Adanya Perbedaan Madzhab dalam Islam
Dilansir dari laman Inspektorat Jenderal Kemendikbud RI, Kesultanan Peureulak atau yang dikenal juga dengan nama Kesultanan Perlak merupakan kerajaan bercorak Islam pertama di wilayah Indonesia. Kerjaan yang berdiri pada tahun 840 M ini memiliki peranan penting dalam pengembangan dan penyebaran ajaran Islam di wilayah utara Sumatera.
Kesultanan Perlak beribukota di Pureulak serta menggunakan bahasa Aceh dan Melayu untuk berkomunikasi. Kesultanan ini didirikan oleh seorang keturunan Nabi Muhammad SAW bernama Sultan Alaiddin Syed Maulana.
Pada masa itu, Kesultanan Perlak dikenal sebagai ‘Negeri Perlak’ akibat wilayahnya yang kaya akan kayu perlak sebagai bahan baku pembuatan kapal. Wilayah ini kemudian berkembang menjadi pelabuhan niaga yang ramai dikunjungi oleh kapal-kapal dari Arab dan Persia. Hal itu juga tidak terlepas dari letak geografis Kesultanan Perlak yang begitu strategi di Selat Malaka.
Dalam perdagangan internasional, Aceh sebagai wilayah penghasil lada memiliki peran yang begitu penting. Peureulak kemudian berkembang menjadi kota perdagangan internasional yang kerap dikunjungi oleh pedagang-pedagang dari penjuru dunia.
Kesultanan Perlak mengakhiri sejarahnya pada tahun 1292 dengan bergabung bersama Kerajaan Samudera Pasai. Hal ini terjadi setelah adanya pergolakan serta pertempuran melawan Sriwijaya pada tahun 986 M.
Baca Juga: 4 Sejarah Peradaban Islam di Bulan Syawal: Jejak Kebesaran dan Keharuman Spiritual
Dalam pertempuran tersebut, Sultan Alaiddin Syad Maulana Mahmud Syah gugur melawan Sriwijaya. Akan tetapi, Sultan Malik Ibrahim Syah Johan Berdaulat yang memimpin Peureulak pedalaman mampu membalikkan keadaan, sehingga dapat memenangkan pertempuran.
Adapun peninggalan dari Kesultanan Perlak, yaitu berupa stempel kerajaan yang memiliki ukiran arab: “Al Watsiq Billah Kerajaan Negeri Bendahara Sanah 512”. Selain itu, terdapat juga peninggalan berupa mata uang Kesultanan Perlak yang terdiri dari emas (dirham), perak, dan tembaga.
Demikian penjelasan mengenai kerajaan Islam pertama di Indonesia. Meskipun kerap kali terlupakan, Kesultanan Perlak memiliki peran yang begitu besar dalam penyebaran serta pengembangan ajaran agama Islam di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







