Siapa Orang Yang Pertamakali Mengadakan Seremonial Maulid Nabi? Ini Keterangan Ulama

AKURAT.CO, Maulid Nabi Muhammad SAW digelar di berbagai belahan di dunia. Khusus di Indonesia, seremonial maulid Nabi Muhammad digelar hampir di setia Masjid, Musholla, bahkan instansi-instak kepemerintahan.
Lalu, siapa orang yang pertamakali mengadakan Maulid Nabi dalam bentuk seremonial?
Dikutip dari NU Online, Imam As-Suyuthi menyebut, orang yang pertama yang mengadakan seremonial perayaan maulid adalah Raja Mudhaffar. Salah seorang penguasa Irbil yang mulia nan agung. Imam Suyuthi dalam kitabnya mengatakan,
Baca Juga: Ini Berbagai Tradisi Unik Peringatan Maulid Nabi Di Indonesia
وَأَوَّلُ مَنْ أَحْدَثَ فِعْلَ ذَلِكَ صَاحِبُ اِرْبِل الَملِكُ الْمُظَفَّر أَبُوْ سَعِيْد كُوْكْبَرِي بِنْ زَيِنِ الدِّيْنِ عَلِي اِبْنِ بَكْتَكينْ أَحَدُ الْمُلُوْكِ الْأَمْجَادِ وَالكُبَرَاءِ الْأَجْوَادِ وَكَانَ لَهُ آثَارٌ حَسَنَةٌ، وَهُوَ الَّذِي عَمَّرَ الجَامِعَ الْمُظَفَّرِي بِسَفْحِ قَاسِيُوْنَ
Artinya, “Orang yang pertama kali mengadakan seremonial itu (maulid nabi) adalah penguasa Irbil, yaitu Raja Mudhaffar Abu Said Kuukuburi bin Zainuddin Ali ibn Buktitin, salah seorang raja yang mulia, agung, dan dermawan. Dia juga memiliki rekam jejak yang bagus. Dan, dia lah yang meneruskan pembangunan Masjid al-Mudhaffari di kaki gunung Qasiyun.” (Imam as-Suyuthi, al-Hawi lil Fatawi, [Beirut, Darul Fikr: 2004], juz I, halaman 182).
Berbeda dengan pendapat di atas, Syekh Hasan as-Sandubi, sejarawan Islam asal Mesir, dalam kitabnya mengatakan bahwa orang yang pertama kali mengadakan perayaan maulid nabi adalah Dinasti Fatimiyah.
Baca Juga: Sering Bingung Membedakan Antara Maulid Dan Maulud? Ini Penjelasan Quraish Shihab
Salah satu dinasti yang diprakarsai oleh Ubaid al-Mahdi. Dalam kitabnya disebutkan,
لَقَدْ دَلَّنِي البَحْثُ عَلَى أَنَّ الْفَاطِمِيِّيْنَ هُمْ أَوَّلُ مَنْ اِبْتَدَعَ فِكْرَةَ الْاِحْتِفَالِ بِذِكْرَى الْمَوْلِدِ النَّبَوِي
Artinya, “Sungguh telah menjadi penunjuk kepadaku, pembahasan (di atas), bahwa sungguh Dinasti Bani Fatimah merupakan kelompok pertama yang merealisasikan gagasan perayaan untuk mengingat kelahiran Nabi Muhammad.” (Hasan as-Sundawi, Tarikhul Ihtifal bil Maulidin Nabawi, [Matba’ah al-Istiqamah, cetakan pertama: 1980], halaman 60-65).
Itulah keterangan para ulama terkait siapa yang pertamakali mengadakan seremonial Maulid Nabi. Semoga bermanfaat bagi Anda sekalian. Amin.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








