Akurat Logo

Boleh Enggak Sih Merayakan Hari Ayah dalam Islam?

Thony H | 14 November 2022, 17:12 WIB
Boleh Enggak Sih Merayakan Hari Ayah dalam Islam?

AKURAT.CO Hari Ayah adalah salah satu hari yang istimewa bagi semua orang untuk mengingat kembali perjuangan dan perang ayahnya. Namun pertanyaannya, boleh enggak sih sebetulnya merayakan hari ayah dalam perspektif Islam?

Secara spesifik memang tidak ditemukan hukum merayakan hari ayah ini. Namun, hukum merayakannya dapat diqiyaskan dengan hukum merayakan hari ibu, seperti disampaikan dalam fatwa lengkap dari Dar al-Ifta’ al-Urduniyyah atau Lembaga Fatwa Kerajaan Yordania.

Fatwa yang bertanggal pada 20 Maret 2016, pada nomor fatwa 3184 itu menjawab terkait legitimasi peringatan hari ibu sebagaimana redaksi berikut; 

ما تصالح الناس على تسميته بـ (عيد الأم) يقومون بالتواصل مع أمهاتهم وتقديم الهدايا لهن فيه، ليس عيداً بالمفهوم الشرعي للعيد، ولكنه يوم وفاء وتقدير للأمهات، حيث تعارف الناس في العالم كله على الاعتراف بجميل الأمهات، والتعبير عن مزيد المحبة والامتنان لهن في يوم واحد يجمعهم.  وتكريم الأم بهذا اليوم بالمعنى السابق أمر تنظيمي عادي لا يتعارض مع أحكام الشريعة الإسلامية التي تؤكد على معاني الوفاء والامتنان والشكر للوالدين في كل وقت وزمان، قال الله تعالى: (أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ)سورة لقمان /14. ومن المعلوم أن بر الوالدين والإحسان إليهما فريضة في الإسلام، وأن الإساءة إليهما وعقوقهما من الكبائر، قال الله تعالى: (وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا)سورة الإسراء/23. 

“Seremonial yang menyeruak di masyarakat, di mana mereka menyebutnya sebagai hari ibu. Ini bukanlah hari raya yang masyru’ (dianjurkan syariat), hanya saja ini tidak bertentangan dengan syariat. Sebab pada esensinya, dalam memperingati hari ibu ini, mereka memberi hadiah dan mengucapkan selamat hari ibu. 

Seremonial seperti ini merupakan tradisi yang tidak bertentangan dengan syariat, justru ini merealisasikan perintah untuk mensyukuri nikmat berupa orang tua di setiap tempat dan waktu. Allah swt sudah menyitir ini dalam surat Luqman ayat 14, di mana Allah berfirman; 

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya.” Dan sudah jamak diketahui bahwa berbakti kepada orang tua merupakan perkara yang wajib dalam ajaran Islam, sedang mendurhakainya merupakan dosa. 

Sebagaimana firman Allah dalam surat al-isra’ ayat 23 “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu  dan bapak.”

Dari keterangan di atas, hukum merayakan hari ayah dapat diqiyaskan dengan memperingati hari ibu, yaitu boleh. Merayakan hari ayah merupakan tradisi yang tidak bertentangan dengan syariat, justru ini merealisasikan perintah untuk mensyukuri nikmat berupa orang tua di setiap tempat dan waktu.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
L
Editor
Lufaefi