Akurat Logo

BPOM Dukung Penuh Riset Vaksin Dengue Berbasis mRNA Pertama di Dunia

Ayu Rachmaningtyas | 8 Juli 2026, 23:28 WIB
BPOM Dukung Penuh Riset Vaksin Dengue Berbasis mRNA Pertama di Dunia
Ilustrasi vaksin.

AKURAT.CO Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, menyatakan bahwa pengembangan vaksin dengue berbasis mRNA berpotensi menjadi pencapaian penting di tingkat global.

BPOM berkomitmen mendukung penuh riset kolaboratif antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Universitas Indonesia (UI), dan Tsinghua University tersebut.

"Vaksin mRNA pertama di dunia untuk penyakit demam berdarah ini, jika berhasil, dampaknya bukan hanya untuk Tsinghua dan UI, bukan hanya Kemenkes dan Indonesia, melainkan seluruh dunia," ujar Taruna di Kantor Kemenkes, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Guna memenuhi standar global, BPOM akan terlibat langsung sejak awal proses pengembangan vaksin.

Taruna menegaskan pentingnya keterlibatan lembaga regulator sejak fase awal riset agar produk yang dihasilkan memenuhi kriteria keamanan dan efikasi.

Baca Juga: Rencana Amandemen UUD 1945, Presiden Prabowo Wanti-wanti MPR: Jangan Terburu-buru!

“Jangan berpikir Badan POM itu hanya tukang stempel. Kami harus dilibatkan dari awal karena kami memahami standar, metode, karakteristik produk, termasuk aspek farmakokinetik dan farmakodinamiknya,” ucap Taruna.

Ia menambahkan, selama ini BPOM terpaksa menolak sejumlah produk vaksin dan obat-obatan untuk beredar di masyarakat karena tidak dilibatkan sejak proses penelitian.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.