Asam Lambung Sering Naik Saat Bangun Pagi? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

AKURAT.CO Bagi sebagian orang, pagi hari seharusnya menjadi waktu tubuh kembali segar setelah beristirahat.
Namun, tidak sedikit yang justru terbangun dengan rasa tidak nyaman seperti dada terasa panas, tenggorokan perih, mual, hingga mulut pahit.
Kondisi ini kerap menjadi tanda naiknya asam lambung.
Meski sering dianggap sepele, asam lambung yang naik di pagi hari bisa menjadi indikasi gangguan pada sistem pencernaan, terutama jika terjadi berulang.
Secara umum, kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari pola makan, kebiasaan tidur, hingga kondisi emosional.
Saat tidur, posisi tubuh yang mendatar membuat gravitasi tidak membantu menahan asam di lambung.
Akibatnya, asam lebih mudah naik ke kerongkongan, terutama jika ada pemicu tambahan seperti makan larut malam.
Berikut beberapa penyebab utama asam lambung naik di pagi hari:
1. Tidur Terlalu Cepat Setelah Makan
Berbaring setelah makan membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan. Idealnya, beri jeda 2–3 jam sebelum tidur.
2. Makan Larut Malam
Kebiasaan makan di malam hari meningkatkan produksi asam saat tubuh seharusnya beristirahat, sehingga memicu refluks.
Baca Juga: Kecelakaan Maut KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur, KAI: Kami Mohon Maaf!
3. Konsumsi Makanan Pemicu
Makanan pedas, berlemak, cokelat, kopi, soda, serta buah asam seperti jeruk dan tomat dapat memperparah produksi asam lambung.
4. Posisi Tidur yang Tidak Tepat
Tidur telentang atau miring ke kanan mempermudah asam naik. Sebaliknya, posisi miring ke kiri dan kepala sedikit ditinggikan dapat membantu mencegah refluks.
5. Stres dan Kecemasan
Stres dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperlambat proses pencernaan, sehingga memperbesar risiko refluks.
6. Efek Samping Obat
Beberapa obat, seperti pereda nyeri dan obat tekanan darah, dapat melemahkan katup lambung.
7. Perut Kosong Terlalu Lama
Saat perut kosong dalam waktu lama, produksi asam bisa meningkat dan memicu rasa perih saat bangun pagi.
Untuk mencegahnya, penting menjaga pola makan dan kebiasaan tidur. Hindari makan terlalu larut, pilih makanan yang ramah bagi lambung, serta kelola stres dengan baik.
Jika keluhan terus berulang, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Laporan: Bunga Adinda/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara









