Bagaimana Rasanya Kontraksi Palsu dan Asli pada Ibu Hamil dan Cara Membedakannya?

AKURAT.CO Kontraksi adalah kondisi di mana rahim terasa kencang selama beberapa saat, lalu rileks kembali.
Namun, tidak semua kontraksi merupakan tanda persalinan. Bisa saja kontraksi yang ibu hamil alami hanyalah kontraksi palsu atau kontraksi Braxton-Hicks.
Berikut adalah perbedaan antara kontraksi palsu dan kontraksi asli:
- Waktu Terjadinya Kontraksi:
- Kontraksi Palsu: Biasanya dimulai pada trimester ketiga, tetapi ada juga ibu hamil yang merasakannya di trimester kedua kehamilan. Lebih sering muncul pada sore atau malam hari, terutama setelah melakukan aktivitas fisik yang berat atau saat sedang kelelahan.
- Kontraksi Asli: Umumnya terjadi saat kandungan sudah berusia sekitar 40 minggu. Jika kontraksi asli muncul sebelum usia kandungan 37 minggu, risiko terjadinya kelahiran prematur akan semakin tinggi.
- Sensasi Kontraksi yang Dirasakan:
- Kontraksi Palsu: Pengencangan hanya terasa di perut bagian bawah dan selangkangan.
- Kontraksi Asli: Pengencangan terasa lebih luas, dimulai dari punggung bawah lalu menjalar ke seluruh bagian perut. Bergerak dan berjalan dapat memperkuat rasa kram atau mules yang dirasakan.
- Intensitas dan Lamanya Kontraksi:
- Kontraksi Palsu: Berlangsung dalam waktu yang bervariasi, bisa selama kurang dari 30 detik sampai sekitar 2 menit, dengan interval yang tidak teratur.
- Kontraksi Asli: Berlangsung sekitar 30 hingga 70 detik, tetapi jarak waktu antarkontraksinya teratur dan semakin pendek seiring waktu.
Mengalami kontraksi palsu saat hamil merupakan hal yang wajar dan bukanlah sesuatu yang mengkhawatirkan.
Namun, jika mengalami kontraksi sebelum usia kehamilan 37 minggu atau disertai perdarahan dari vagina, segeralah periksakan diri ke dokter.
Ingat, setiap ibu hamil memiliki pengalaman yang berbeda, jadi selalu konsultasikan dengan tenaga medis jika ada ketidaknyamanan atau kekhawatiran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







