Ramai Di Medsos, Deretan Negara Ini Sudah Terlebih Dahulu Larang Penggunaan BPA Dalam Wadah Plastik

AKURAT.CO Bahan Bisfenol A (BPA) menjadi perbincangan warganet Indonesia setelah unggahan video TikTok oleh dr. Richard Lee yang menyebutkan kemasan salah satu merek air minum Indonesia masih menggunakan BPA.
Diketahui, BPA merupakan bahan kimia industri yang digunakan untuk membuat plastik polikarbonat dan resin epoksi sejak tahun 1950 silam.
Umumnya, plastik polikarbonat dan resin epoksi digunakan sebagai wadah makanan, botol minum, hingga produk kebersihan.
Baca Juga: Ribut-ribut Bahaya BPA, Ini Penjelasan Dokter Dan Ahli Biokimia
Sejumlah penelitian lalu menemukan BPA yang terdapat di wadah dapat larut dan meresap ke dalam makanan atau minuman yang disimpan.
Beberapa negara telah melarang penggunaan BPA untuk kemasan dan makanan dan minuman mereka. Berikut daftarnya.
1. Uni Eropa
Komisi Eropa resmi melarang penggunaan BPA dalam kemasan makanan dan minuman untuk bayi dan anak pada 2011.
Organisasi tersebut juga berencana untuk melarang penggunaan BPA dalam seluruh pembuatan bahan kontak makanan pada Juni 2023 lalu.
Dikutip dari Research Journal of Environment Toxicology pada 2016, sejumlah negara seperti Perancis, Belgia, Swedia dan Denmark termasuk ke dalam daftar negara yang melarang penggunaan BPA.
2. Cina dan Filipina
Tidak hanya Uni Eropa, sejumlah negara di Asia juga melarang penggunaan BPA dalam kemasan makanan dan minuman.
Cina melalui Kementerian Kesehatannya melarang penggunaan BPA dalam botol pemberian makan bayi berbahan polikarbonat pada Mei 2011.
Baca Juga: Viral Hasil Riset! Galon BPA Bisa Bikin Mandul Dan Picu Tumor
Selain itu, Filipina juga resmi melarang penggunaan BPA dalam pemberian makanan bayi dan sippy cup melalui surt edaran yang dirilis pada 9 Agustus 2019.
3. Amerika Serikat (AS) dan Kanada
Sejumlah negara bagian AS seperti Califronia, Connecticut, Maryland, Minnesota hingga New York melarang penggunaan BPA untuk bahan kemasan pada 2014 dan 2015.
Kanada bahkan menjadi negara pertama di dunia yang melarang penggunaan dan mengklasifikasikan BPA sebagai bahan beracun.
Itulah deretan negara yang melarang penggunaan BPA dalam kemasan makanan dan minuman.
Baca Juga: Pernyataan dr. Richard Lee Soal BPA Dikritisi Pegiat Media Sosial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







