AKURAT.CO Escherichia Coli atau yang biasa dikenal dengan E Coli adalah salah satu bakteri penting dalam dunia mikrobiologi. Bakteri ini ditemukan pertama kali oleh ahli mikrobiologi Jerman, Theodor Escherich, pada 1885.
Sejak saat itulah E Coli menjadi subjek penelitan yang penting dalam berbagai aspek ilmu pengetahuan.
Karakteristik Umum E Coli
Coli adalah bakteri gram-negatif, berbentuk batang dan biasanya hidup dalam usus manusia dan hewan. Sebagian besar strain E coli adalah bakteri yang bermanfaat, membantu dalam pencernaan dan produksi vitamin K. Namun, beberapa strain dapat menjadi patogen yang menyebabkan penyakit serius.
Makanan yang Mengandung E Coli
Bakteri ini memang tidak berbahaya dan hidup di usus manusia dan hewan untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Tidak hanya di manusia dan hewan, E Coli juga ditemukan dalam beberapa makanan yang bisa berbahaya bagi kesehatan.
Berikut contoh makanan yang dapat mengandung E Coli jika tidak diolah atau disimpan dengan baik:
1. Daging
Daging mentah atau tidak dimasak dengan baik dapat mengandung E Coli jika terkontaminasi oleh bakteri ini selama proses pemotongan, pemrosesan atau penanganannya.
2. Produk susu
Susu segat atau produk susu seperti keju yang tidak dipasteurisasi (proses pemanasan dengan menggunakan suhu di bawah 100 serajat) dengan benar dapat mengandung E. coli.
3. Sayuran
Sayuran mentah seperti selada, tomat, dan mentimun yang tidak dicuci dengan baik dapat mengandung E. Coli
4. Buah-buahan
Sama halnya dengan sayuran, buah-buahan sebelum dikonsumsi sebaiknya dicuci dengan benar
5. Minuman
Air mentah seperti air keran, air sungai atau air sumur yang tidak dimasak dengan baik dapat mengandung E Coli.
Jika makanan tersebut dikonsumsi akan menyebabkan infeksi atau masalah pencernaan, seperti diare. Terutama bahayanya pada orang tua yang daya tahan tubuhnya sudah lemah dan bisa mudah terinfeksi.
Selain itu, E Coli juga salah satu penyebab yang paling sering menginfeksi saluran kemih terutama bagi perempuan.
Maka dari itu penting untuk selalu memasak makanan hingga matang, menjaga kebersihan saat menyiapkan makanan dan mencuci tangan dengan baik sebelum dan setelah menangani makanan untuk mencegah kontaminasi E Coli.
Selain itu, hindari makanan yang sudah kadaluwarsa atau makanan yang tidak disimpan dengan benar. (Ami Fatimatuz Zahro')
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Tiba di Jakarta, Ryan Giggs Terkesan 'Kehebohan' Penggemar Sejak di Bandara
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan







