Akurat Logo

Waspada Penyakit ISPA! Ketahui Ciri-ciri Udara Tercemar Berikut Ini

| 16 Agustus 2023, 17:00 WIB
Waspada Penyakit ISPA! Ketahui Ciri-ciri Udara Tercemar Berikut Ini

AKURAT.CO, Pencemaran udara terjadi akibat zat berbahaya yang dilepaskan seperti gas asing, debu, dan asap mengotori bagian udara bumi. Beberapa ciri-ciri udara tercemar dapat diketahui dan dilihat oleh mata telanjang.

Pencemaran udara juga biasanya disebabkan oleh ulah umat manusia itu sendiri seperti pembakaran sampah organik atau anorganik, asap yang keluar dari cerobong pabrik, dan asap dari knalpot kendaraan.

Lantas bagaimanakah ciri-ciri udara yang kotor dan tidak baik bagi kesehatan? 

Ciri-ciri Udara Tercemar

Dikutip dari beberapa sumber pada Rabu (16/8/2023), berikut beberapa ciri-ciri udara yang tercemar dan patut diwaspadai:

1. Berbau Menyengat

Ciri-ciri udara tercemar pertama ialah memiliki bau yang sangat tidak enak saat dihirup. Udara ini juga biasanya menyebabkan sesak napas dan bahkan sakit ISPA bagi siapa saja yang menghirupnya secara berlebihan.

Hal tersebut terjadi karena adanya kandungan zat-zat polutan yang memiliki karakteristik berbahaya.

2. Berwarna

Udara yang segar merupakan udara yang tidak memiliki bau dan tidak terlihat oleh mata telanjang. Jika udara yang dilihat memiliki warna hitam ke abu-abuan, itu artinya udara di sekitar masuk ke dalam ciri-ciri udara yang tercemar.

Hal tersebut terjadi akibat adanya percampuran antara zat-zat polutan dengan oksigen.

3. Pengapnya Kualitas Udara

Udara yang mulai tercemar biasanya memiliki kualitas yang buruk dan cenderung akan terasa pengap jika dihirup.

Hal tersebut diidentifikasi dengan meningkatnya suhu karena adanya percampuran antara gas hasil pembakaran dan gas pembuangan.

4. Jarak Pandang Berkurang

Ciri-ciri udara yang tercemar paling sederhana ialah saat jarang pandang terasa berkurang. Ciri yang satu ini biasanya mirip dengan kabut tipis di pagi hari. Kabut tipis tersebut juga biasanya disertai dengan warna keabu-abuan.

5. Menyebabkan Iritasi Mata

Gas polutan berbahaya juga dapat menyebabkan iritasi pada mata yang ditandai dengan memerahnya mata. Ciri udara yang tercemar tersebut dapat berbahaya bagi kesehatan dan fungsi indera penglihatan tersebut. 

Hal ini juga biasanya terjadi karena ulah manusia seperti pembakaran ladang yang dapat menyebabkan infeksi pada mata.

6. Kadar Karbon Dioksida Tinggi

Tingginya kadar karbon dioksida menjadi salah satu dari beberapa ciri-ciri udara yang tercemar. Tingginya kadar karbon dioksida biasanya disebabkan oleh maraknya pembakaran hutan dan pembakaran sampah rumah tangga yang tak terkendali. Hal tersebut menyebabkan sesak napas pada penghirupnya.

Cara Mendeteksi Udara Sekitar

Untuk mengetahui kualitas udara dapat melihat Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara yang ada wilayah tertentu dari situs IQAir. Berikut kategori angka yang dapat membedakan tercemar atau tidaknya suatu udara.

  • 0-50: tingkat udara baik dan tidak tercemar oleh zat-zat berbahaya.
  • 51-100: tingkat udara masih dapat ditoleransi kecuali untuk Anda yang agak sensitif.
  • 1001-150: di tingkat ini, udara dapat menyebabkan iritasi dan gangguan pernapasan. Udara di level ini sudah termasuk udara yang tidak sehat.
  • 151-200: skor tersebut berbahaya untuk keberlangsungan hidup manusia. Pada tingkat ini biasanya orang yang menghirup akan mengalami penurunan hidup.
  • 301+: orang yang terkena pencemaran udara pada tingkat ini perlu memerlukan penanganan cepat. Jika udara berada pada skor tersebut, maka tetaplah dirumah dan dianjurkan untuk WFH.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.