Malas Ganti Pembalut Saat Menstruasi? Hati-hati Banyak Dampak Negatifnya Lho

AKURAT.CO Selama menstruasi, banyak wanita mengalami perubahan suasana hati, kelelahan berlebih, dan nyeri. Semua itu merupakan beberapa gejala siklus menstruasi yang tidak bisa dihindarkan. Namun, yang terpenting selama menstruasi, kamu harus menjaga kebersihan.
Jika kamu tidak menjaga kebersihan saat menstruasi, seperti malas mengganti pembalut. Kamu mungkin akan mengalami beberapa masalah lain.
Mengutip lama Healthline, Rabu (19/7/2023), seorang pakar menyarankan untuk mengganti pembalut setiap empat jam sekali saat sedang menstruasi.
Karena jika kamu malas memgganti pembalut akan ada beberapa efek samping dari pemakaian pembalut yang terlalu lama. Kebanyakan wanita mengganti pembalut sesuai banyaknya darah yang dikeluarkan, padahal hal tersebut tidak dapat dibenarkan.
Berikut dampak negatif malas mengganti pembalut saat mentruasi.
Dampak Negatif Malas Mengganti Pembalut saat Menstruasi
1. Keputihan berlebih
Keputihan adalah suatu kondisi ketika keluarnya cairan putih dalam jumlah yang berlebihan dari area genital wanita. Oleh karena itu, wanita mungkin merasa lemah dan lebih lelah. Keputihan yang berlebih ini bisa disebabkan karena jarang mengganti pembalut saat mentruasi.
2. Vagina gatal
Satu-satunya penyebab infeksi kulit adalah kulit gatal dan penggunaan pembalut yang sama dalam waktu lama dapat menyebabkan ruam dan iritasi. Kamu dapat merasakan gatal yang tak tertahankan dan sensasi terbakar.
3. Ruam kulit
Salah satu penyebab utama munculnya ruam di dalam atau di sekitar vagina adalah kurangnya menjaga kebersihan, terutama selama siklus menstruasi. Kesalahan seperti tidak mengganti pembalut akan mengakibatkan infeksi jamur dan bakteri yang juga dapat menyebabkan ruam dan iritasi.
4. Risiko infeksi saluran kandung kemih (ISK)
Malas mengganti pembalut saat mentruasi juga merupakan penyebab utama ISK. Pada masalah ISK, terjadi infeksi pada sistem saluran kandung kemih kandung kemih yang meliputi ginjal, ureter, kandung kemih kandung kemih kandung kemih, dan uretra. Gejala yang dirasakan seperti sensasi terbakar saat buang air kecil, nyeri di perut bagian bawah, dan bau busuk dari vagina.
5. Kulit bisa terkelupas
Keadaan area vagina yang lembab cenderung basah dalam waktu lama terlebih dalam kondisi memakai pembalut yang lembap dapat menyebabkan masalah seperti iritasi kulit dan pengelupasan kulit akibat lecet terus menerus. Bahkan, kondisi ini dapat menyebabkan infeksi kulit.
6. Bau tidak sedap
Pembalut dapat mulai berbau tidak sedap jika kamu tidak menggantinya tepat waktu. Selama beberapa hari, vagina mungkin berbau tidak sedap. Namun, bau yang dihasilkan dari bakteri yang bercampur dengan aliran darah menstruasi bisa menjadi cukup kuat untuk ditandai oleh orang lain.
Nah, itulah beberapa dampak negatif dari malas menjaga kebersihan saat mentruasi. Dianjurkan kepada wanita yang sedang mentruasi untuk rutin mengganti pembalut empat jam sekali.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara




