Akurat Logo

Malas Ganti Pembalut Saat Menstruasi? Hati-hati Banyak Dampak Negatifnya Lho

| 20 Juli 2023, 01:00 WIB
Malas Ganti Pembalut Saat Menstruasi? Hati-hati Banyak Dampak Negatifnya Lho

AKURAT.CO Selama menstruasi, banyak wanita mengalami perubahan suasana hati, kelelahan berlebih, dan nyeri. Semua itu merupakan beberapa gejala siklus menstruasi yang tidak bisa dihindarkan. Namun, yang terpenting selama menstruasi, kamu harus menjaga kebersihan.

Jika kamu tidak menjaga kebersihan saat menstruasi, seperti malas mengganti pembalut. Kamu mungkin akan mengalami beberapa masalah lain. 

Mengutip lama Healthline, Rabu (19/7/2023), seorang pakar menyarankan untuk mengganti pembalut setiap empat jam sekali saat sedang menstruasi.

Karena jika kamu malas memgganti pembalut akan ada beberapa efek samping dari pemakaian pembalut yang terlalu lama. Kebanyakan wanita mengganti pembalut sesuai banyaknya darah yang dikeluarkan, padahal hal tersebut tidak dapat dibenarkan.

Berikut dampak negatif malas mengganti pembalut saat mentruasi.

Dampak Negatif Malas Mengganti Pembalut saat Menstruasi

1. Keputihan berlebih

Keputihan adalah suatu kondisi ketika keluarnya cairan putih dalam jumlah yang berlebihan dari area genital wanita. Oleh karena itu, wanita mungkin merasa lemah dan lebih lelah. Keputihan yang berlebih ini bisa disebabkan karena jarang mengganti pembalut saat mentruasi.

2. Vagina gatal

Satu-satunya penyebab infeksi kulit adalah kulit gatal dan penggunaan pembalut yang sama dalam waktu lama dapat menyebabkan ruam dan iritasi. Kamu dapat merasakan gatal yang tak tertahankan dan sensasi terbakar.

3. Ruam kulit

Salah satu penyebab utama munculnya ruam di dalam atau di sekitar vagina adalah kurangnya menjaga kebersihan, terutama selama siklus menstruasi. Kesalahan seperti tidak mengganti pembalut akan mengakibatkan infeksi jamur dan bakteri yang juga dapat menyebabkan ruam dan iritasi.

4. Risiko infeksi saluran kandung kemih (ISK)

Malas mengganti pembalut saat mentruasi juga merupakan penyebab utama ISK.  Pada masalah ISK, terjadi infeksi pada sistem saluran kandung kemih kandung kemih yang meliputi ginjal, ureter, kandung kemih kandung kemih kandung kemih, dan uretra. Gejala yang dirasakan seperti sensasi terbakar saat buang air kecil, nyeri di perut bagian bawah, dan bau busuk dari vagina.

5. Kulit bisa terkelupas

Keadaan area vagina yang lembab cenderung basah dalam waktu lama terlebih dalam kondisi memakai pembalut yang lembap dapat menyebabkan masalah seperti iritasi kulit dan pengelupasan kulit akibat lecet terus menerus. Bahkan, kondisi ini dapat menyebabkan infeksi kulit.

6. Bau tidak sedap

Pembalut dapat mulai berbau tidak sedap jika kamu tidak menggantinya tepat waktu.  Selama beberapa hari, vagina mungkin berbau tidak sedap.  Namun, bau yang dihasilkan dari bakteri yang bercampur dengan aliran darah menstruasi bisa menjadi cukup kuat untuk ditandai oleh orang lain.

Nah, itulah beberapa dampak negatif dari malas menjaga kebersihan saat mentruasi. Dianjurkan kepada wanita yang sedang mentruasi untuk rutin mengganti pembalut empat jam sekali.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.