Bahaya Hubungan Intim Sedarah, Ibu Dan Anak Di Bukittingi Telah Lakukan Inses Selama 11 Tahun

AKURAT.CO Akhir-akhir ini media ramai memberitakan kasus ibu dan anak di Bukittinggi, Sumatera Barat. Diberitakan mereka telah melakukan hubungan intim selama 11 tahun.
Kabar itu diungkap oleh Wali Kota Bukittinggi Erman Safar dalam pertemuan Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Anak yang berlangsung di rumah dinas Wali Kota Bukittinggi, Rabu (22/6/2023).
Kabar tersebut sontak menjadikan peserta sosialisasi terkejut seakan-akan tidak percaya. Erman menyebut kasus yang dia ungkap sudah ditangani dengan serius oleh Pemkot Bukittinggi.
Lebih lanjut, Erman menceritakan bahwa hubungan terlarang antara ibu kandung dengan anak kandung tersebut sudah berlangsung sejak lama. Ia tidak menjelaskan bagaimana kasus tersebut berhasil terungkap, tetapi Erman menyebut sang anak sudah menjalani karantina.
Wali Kota Erman merasa sangat miris dengan kejadian tersebut. Hal ini dikarenakan peristiwanya terjadi dalam sebuah keluarga yang utuh, dimana sang ibu dan anak tinggal dalam satu rumah bersama ayahnya.
Erman kemudian menggarisbawahi, pentingnya untuk menjaga dan juga melindungi anak-anak dari adanya eksploitasi dan kekerasan seksual yang bisa merusak masa depan mereka.
Kasus ini tidak hanya melanggar norma, hubungan inses juga sangat berbahaya. Dikutip dari beberapa sumber, Jumat (23/6/2023), berikut bahaya inses.
Bahaya Hubungan Intim Sedarah
1. Bahaya genetik
Hubungan intim dengan orang yang satu darah dapat berdampak pada kesehatan bayi. Biasanya anak yang dilahirkan dari hubungan inses berisiko keturunannya akan melakukan hal yang sama.
Selain itu, bisa juga gen diturunkan dari orang tua ke anak. Biasanya gen pembentukan sistem autoimun diwariskan dari masing-masing orang tua, dengan materi genetik yang berbahaya digantikan materi dominan.
Hasilnya adalah individu sehat yang menyimpan kesalahan genetik resesif. Gen tersebut menjadi dominan pada mereka dan menyebabkan cacat bawaan.
2. Lahir prematur
Dampak dari hubungan inses bisa menyebabkan bayi lahir prematur. Selain itu juga cenderung memiliki kelainan bentuk fisik.
3. Mengalami sumbing
Celah langit-langit adalah cacat bawaan umum yang dapat disebabkan oleh kelainan genetik pada kedua orang tua. Anak-anak dengan celah langit-langit mengalami kesulitan berbicara dan makan.
4. Masalah jantung
Bahaya berhubungan intim sedarah adalah memicu penyakit jantung pada anak keturunannya. Jika bayi tersebut dapat bertahan hidup, maka ia akan memiliki umur yang lebih pendek dan dipenuhi dengan masalah jantung yang taka da habisnya.
5. Mati prematur
Gen resesif yang diwariskan oleh anak-anak dari kerabat dekat terkadang menyebabkan bayi tidak dapat hidup melewati masa kehamilan atau meninggal setelah lahir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan
- 10Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina




