Ditetapkan sebagai Darurat Kesehatan Global, Kenali Gejala Awal dan Pencegahan Cacar Monyet

AKURAT.CO Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah monkeypox atau cacar monyet sebagai darurat kesehatan global. Ini merupakan tingkat kewaspadaan tertinggi WHO sehingga diperlukan tanggapan internasional yang terkoordinasi untuk mengatasi wabah ini.
Sebagai ahli imunologi dan alergi di NYU Langone,Purvi Parikh, MD mengatakan penting untuk mengetahui gejala awal dari cacar monyet. Gejala pertama terasa seperti penyakit seperti flu, kelelahan, batuk, demam, dan batuk. Kamu juga bisa mengalami pembengkakan kelenjar getah bening.
"Ruam "cacar" yang khas adalah vesikel berisi cairan yang terlihat seperti lepuh bundar kecil dan bisa di wajah, alat kelamin, atau kulit di bagian tubuh mana pun," kata Parikh, dikutip AKURAT.CO, Senin (25/7/2022).
Saat lepuh pecah dan mengeras, infeksi dapat menyebar melalui kontak langsung dengan lesi.
Penularan
Seperti diketahui, kontak seksual adalah bentuk penularan yang paling umum saat ini. Badan Keamanan Kesehatan Inggris telah mengidentifikasi empat kasus cacar monyet sebagai laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki.
Namun, virus cacar monyet dapat ditularkan kepada siapa saja yang menyentuh luka atau cairan tubuh orang yang terinfeksi. Oleh sebab itu, orientasi seksual tidak ada hubungannya dengan infeksi ini.
Selain itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pun menyatakan bahwa penularan cacar monyet dari manusia ke manusia juga dapat terjadi melalui kontak tatap muka yang berkepanjangan. Ya, virus dapat menyebar melalui droplet yang dihembuskan dari batuk atau bersin. Tetapi virus cacar monyet tidak bisa melakukan "perjalanan jauh". Menurut WHO, rantai penularan cacar monyet terlama yang terdokumentasi adalah enam infeksi orang-ke-orang berturut-turut.
Pencegahan dan pengobatan
Menurut ahli epidemiologi CDC Andrea McCollum salah satu cara terbaik untuk mencegah penularan cacar monyet adalah mencoba menghindari perjalanan udara saat sakit.
Kamu juga harus berhati-hati saat berada di sekitar orang lain jika merasa sedang sakit. Pastikan untuk mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga luka terbuka atau lesi (yang dapat ditemukan di dalam mulut, di tangan, dan di kaki) pada diri sendiri.
Saat ini tidak ada pengobatan standar untuk cacar monyet, tetapi vaksin cacar sekitar 85 persen efektif melawannya, dan ada juga beberapa pengobatan eksperimental.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen
- 10Marc Marquez Dibayangi 'Kutukan' Mandalika Jelang Tampil di MotoGP Indonesia



