Jangan Sungkan Memberi Saran dan Kritik, Ini 5 Tips Memaksimalkan Terapi Konseling Secara Online

AKURAT.CO, Pandemi COVID-19 di Indonesia hingga kini belum menampakkan penurunan kasus positif. Banyak sekali dampak dari virus ini di antaranya anjuran untuk tetap berada di rumah dan mengurangi kontak fisik demi memutus rantai penularan COVID-19.
Beberapa kegiatan dialihkan secara daring, seperti pembelajaran jarak jauh dan work from home. Salah satu yang terdampak COVID-19 adalah para psikolog, yang biasanya memiliki ruang kerja khusus untuk memberikan terapi atau konseling kepada pasiennya.
Sesi terapi dan konseling kini beralih menggunakan media daring yang tentunya memiliki beberapa kekurangan. Meski demikian, praktik konseling online ini bisa dilakukan secara maksimal dengan memperhatikan beberapa hal.
Berikut tipsnya, seperti dilansir dari Healthline.
1. Siapkan tempat yang nyaman untuk terapi
Terapi online memang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Namun, kamu harus memastikan bahwa ruangan yang dipakai dalam keadaan yang nyaman dan aman dari gangguan. Jika kamu tinggal bersama orang lain, bicarakan dengannya bahwa kamu akan melakukan terapi online, sehingga ia tidak akan mengganggumu.
2. Siapkan diri menghadapi rasa tak nyaman
Perlu diketahui bahwa terapi tatap muka dengan terapi online memiliki perbedaan. Bersiaplah untuk merasa tidak nyaman jika terdapat hambatan selama menjalani konseling online. Meski demikian, kamu bisa beradaptasi dengan tetap melakukan komunikasi secara terbuka dengan psikolog atau konselor.
3. Sesuaikan format yang dipakai saat terapi
Terdapat beberapa format terapi yang bisa kamu pilih sesuai kenyamanan, seperti pesan, audio atau video. Pilihlah sesuai dengan kenyamanan dan kondisimu saat melakukan terapi. Kamu juga bisa mengombinasikan berbagai jenis format sekaligus.
4. Manfaatkan kelebihan teknologi daring
Salah satu manfaat teknologi daring adalah sifatnya yang fleksibel sehingga bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Kamu bisa memanfaatkannya dengan berbagai hal yang membuatmu lebih nyaman saat melakukan terapi. Misalnya, membawa hewan peliharaan atau barang kesukaan saat sedang terapi online. Cara ini akan lebih efektif untuk memaksimalkan waktu terapi.
5. Berikan saran dan kritik kepada psikolog
Jangan sungkan untuk memberikan saran dan kritik jika selama proses terapi tak berjalan sesuai harapanmu. Perlu diketahui bahwa tak semua psikolog atau konselor terbiasa dengan melakukan sesi secara daring. Saran dan kritik akan membuatnya lebih baik pada sesi berikutnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



