Virus Corona Mengancam, Dokter Sarankan Tetap Berpikir Positif dan Jangan Parno

AKURAT.CO, Virus Corona COVID-19 telah masuk ke Indonesia dan menyerang dua orang asal Depok, Jawa Barat, yang diketahui merupakan ibu dan anak.
Berhasil masuknya virus corona ke Indonesia, telah mengakibatkan kekhawatiran berlebihan bagi banyak masyarakat yang takut ikut terkena virus mematikan tersebut.
Meskipun ancaman virus corona tidak boleh disepelekan, dokter mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan berpikir rasional. Hal itu demi mencegah daya tahan tubuh melemah, dan malah membuat seseorang mudah terpapar virus dan kuman.
Hal itu disampaikan oleh dr. Ifa Nur Diwani kepada AkuratHealth ketika dihubungi pada Selasa, (3/3).
"Sebenarnya sikap masyarakat dalam menanggapi isu penyebaran virus corona ini harus bersikap tenang dan berpikir positif, dengan bersikap tenang dan berpikir positif kita akan bisa berpikir lebih jernih tentang apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak perlu dilakukan," buka dr. Ifa.
Menjaga pola pikir tetap positif dirasa penting karena dalam tubuh yang sehat biasanya akan terdapat pikiran yang tenang dan sehat. Pikiran positif menjadi kunci untuk dapat memberikan daya tahan tubuh yang terjaga. Jika tidak, maka akan terjadi sebaliknya.
Selain itu, dr. Ifa juga menyarankan untuk masyarakat tidak bersikap paranoid atau parno akibat pemberitaan virus corona yang terlihat mengerikan ini.
Bersikap paranoid justru mengakibatkan sistem daya tahan tubuh seseorang melemah, sehingga memudahkan virus dan kuman masuk ke dalam tubuh dengan mudah.
"Semua kan pasti tidak mau terkena (virus corona), ya kalau panik dan parno terus-terusan jadi stres dan memengaruhi sistem kekebalan tubuh menurun karena sistem kekebalan tubuhnya jadi harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan tubuh dari ancaman kesehatan," tutupnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



