AKURAT.CO, Sulit mengatakan tidak terhadap ajakan teman? Ada kawan mengajakmu makan bersama di restoran Padang, padahal kamu sedang diet, tetapi kamu tidak bisa menolak.
Ada sahabat mengajak bertemu untuk hangout bersama di sebuah bar, padahal kamu sedang menghindari alkohol, tetapi kamu tidak merasa nyaman dengan sahabatmu.
Ada sahabat mengajak untuk traveling bersama ke Bali, padahal kamu sedang menghemat anggaran untuk membeli mobil, tetapi apa daya kamu akan ikut.
“Mengatakan tidak bisa menyebabkan frustasi dan kita dalam situasi yang sulit. Mengatakan tidak justru bisa memberikan kontrol dan kepercayaan. Kita bisa menempatkan diri kita untuk kebutuhan kita sendiri,” kata Dr Rachel Andrew, pakar psikologi dilansir AkuratHealth dari Daily Mail pada Senin, (4/2).
Banyak orang berjuang keras untuk mengatakan tidak meskipun itu dianggap sebagai kasar dan egois.
Rachel mengungkapkan, orang justru merasa percaya diri ketika bisa memberikan pendapatnya. Orang tersebut bisa menghabiskan waktu untuk mendapatkan keseimbangan bekerja untuk manusia.
“Banyak di antara kita terlalu memperkirakan kesulitan orang lain ketika kita mengatakan tidak,” jelasnya.
Rachel Andrew memberikan panduan dan kepercayaan diri untuk bisa mengatakan tidak. Dia mampu menghapus kekhawatiran kamu akan menyakiti kawan dan sahabatmu. Dia mengungkap berbagai tipe berbeda untuk mengatakan tidak pada situasi sosial dan tempat kerja.
Acara sosial
Kita semuanya pasti diundang ke acara, pesta, untuk bersama-sama menikmati makanan. Padahal, kita tidak perlu datang. Bisa jadi, kita ingin menghindari makanan dan minuman.
Dalam situasi seperti ini, cobalah dengan ramah untuk mengatakan tidak. Ujarkan kata tidak dengan terang dan bersahabat, serta sopan. Namun, posisimu tetap tegas.
Kamu tak perlu menjelaskan alasannya. Kamu tidak perlu meminta maaf. Kamu juga tak perlu menjustifikasi kenapa kamu tidak mau datang.
“Saya sungguh mengapresiasi undanganmu, tetapi saya tidak bisa,” contohnya.
Kerja lembur
Ketika ditawari kerja lembur, langkah terbaik adalah mengatakan tidak dengan beralasan. Dengan menambahkan alasan kepada bosmu, dia akan paham situasi dan mengetahui kalau kamu adalah orang yang selalu memiliki alasan.
“Saya tidak bisa kerja lembur, karena saya harus memprioritaskan keluarga di rumah,” demikian contoh alasannya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi



