Akurat Logo

Hati-hati Daging Domba Bisa Menyebabkan Keracunan, Ini Alasannya

M Rahman Akurat | 23 Oktober 2018, 11:15 WIB
Hati-hati Daging Domba Bisa Menyebabkan Keracunan, Ini Alasannya

AKURAT.CO, Saat mendengar istilah keracunan salmonella, orang biasa menghubungkannya dengan ayam atau telur yang dimakan dalam kondisi kurang matang. Namun, dilansir dari BBC, Food Standards Agency (FSA), baru-baru ini mengingatkan masyarakat agar tidak memakan daging domba setengah matang.

Pasalnya, sejak bulan Juni, 165 orang di Inggris sakit akibat bakteri Salmonella typhimurium yang ada di daging domba. Salmonella typhimurium adalah salah satu jenis bakteri yang biasa hidup di usus hewan dan keluar bersama kotoran.

Manusia bisa terinfeksi melalui air atau makanan yang terkontaminasi dan merasakan gejala 'salah makan', misalnya mual, muntah, diare, dan kram perut. FSA menjelaskan daging domba tetap aman untuk dimakan. Namun, konsumen harus waspada risiko memakan daging yang dimasak dengan cara yang salah.

Daging domba harus dimasak dengan suhu yang benar dan lama memasak yang tepat agar bakteri berbahayanya mati. Daging panggang atau steak setengah matang aman untuk dimakan karena bagian luarnya sudah dimasak sehingga bakteri di permukaan luarnya akan mati karena panas.

Namun, daging giling atau cincang tidak boleh disajikan setengah matang. Daging dalam bentuk ini harus dimasak sampai matang kecoklatan.

Hal ini berlaku juga untuk burger. Jika daging giling pada burger terkontaminasi, bakteri di permukaan daging akan menyebar ke seluruh burger. Jadi, burger yang kurang matang sangat berbahaya dan bisa menyebabkan keracunan makanan.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.