Akurat Logo

Rebusan Daun Salam Belum Tentu Bisa Atasi Penyempitan Pembuluh Darah

Khaerul S | 28 September 2018, 18:45 WIB
Rebusan Daun Salam Belum Tentu Bisa Atasi Penyempitan Pembuluh Darah

AKURAT.CO, Benarkah obat herbal dapat menyembuhkan segala penyakit?. Namun sejauh mana kebutuhannya nampaknya perlu diketahui. Kata dr Vito Anggarino boleh saja minum obat herbal untuk menyembuhkan penyakit tertentu. Hanya saja, jangan sampai meninggalkan obat yang seharusnya dan hasil diagnosa dokter. 

"Perlu di garis bawahi sih saya tidak anti obat herbal, orang boleh saja minum obat herbal. Tetapi jangan sampai obat herbal ini menggantikan obat yang harusnya digunakan secara strandart untuk mengobati penyakit tersebut," kata dr. Vito Anggarino Damay, Sp. JP (K)., M. Kes., FIHA., FICA, yang AkuratHealth temui di kantor Yayasan Jantung Indonesia, Jakarta, Kamis, (27/9).

Contoh obat herbal yang baik sambung Vito ialah air daun salam. Air daun salam tersebut bisa digunakan untuk penyembuhan kesehatan jantung.

"Tentunya seperti daun salam, ini pasti punya manfaat juga dan mereka mau merebus daun salam, lalu meminumnya juga tidak masalah. Tetapi saya sering menemukan kasus dimana obat herbal ini dikonsumsi sebagai obat pengganti dari obat yang seharusnya standart dikonsumsi dan sudah di akui di dunia," tambahnya.

Dulu katanya pernah dapat pasien yang alami penyempitan pada pembuluh darah koronernya. Yang penyempitan itu harus dilebarkan dengan pemasangan ring.

Pasien itu sambungnya akhirnya memilih minum daun salam saja. Hanya saja, ternyata air rebusan daun dalam tidak cukup membuat penyempitan tersebut kembali normal.

Gara-gara itu, pasien tersebut bukannya akan dilakukan lagi dipasarang ring justru harus dilakukan tindakan medis tahap selanjutnya.

"Dalam kasus ini tentunya bukan salah daun salamnya, minum terus harusnya tidak masalah. Tetapi karena hanya meminum daun salam saja yang dilakukan, pada kenyataanya pas balik lagi, penanganannya bukan lagi tahap pemasangan ring, namun lebih ke tahap yang lebih jauh dalam kondisi lebih buruk," pungkasnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A