AKURAT.CO, Salah seorang rohaniwan agama Khonghucu yang berusia 84 tahun mengaku sejak dirinya menggunakan metode program Keluarga Berencana (KB) vasektomi malah membuat kondisi tubuhnya tetap bugar hingga saat ini.
Rohaniwan Khonghucu yang juga Wakil Ketua Forum Antar-Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (Fapsedu) Hs Djaengrana Ongawijaya di Denpasar, Rabu, mengatakan KB vasektomi atau tindakan medis guna mengkanalisasi saluran sperma yang dilakukannya pada 1972 membuat staminanya tetap "fit" hingga hari ini.
"Saya menikah lagi di usia 72 tahun, istri saya umur 42. Kata orang-orang, kok mau sih nikah sama kakek-kakek, mereka ngak tahu aja," kata Djaengrana yang akrab disapa Pak Ong di kalangan tokoh agama di Fapsedu.
Ong menceritakan awal mula melakukan vasektomi pada tahun 1972 setelah istrinya gagal melakukan KB dengan metode pil yang berdampak negatif pada kondisi fisiknya.
Di dalam agama Khonghucu, kata Ong, vasektomi diperbolehkan karena berdampak positif untuk kesehatan. "Kan nanti kalau sudah tidak mau pakai lagi bisa dilepas, bisa kembali normal lagi," kata dia.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapaty mengutarakan saat ini masih banyak masyarakat yang salah persepsi dengan metode KB vasektomi.
"Sebenarnya saya kurang setuju disebut KB pria, sebut saja vasektomi. Gunanya menutup saluran sperma, sehingga sel sperma tidak keluar," ucap Surya.
Dia membantah asumsi yang menyebutkan vasektomi disamakan dengan ungkapan dikebiri. Nyatanya, tindakan kanalisasi saluran sel sperma tersebut bisa dikembalikan normal.
Menurut Surya vasektomi merupakan salah satu metode KB yang efektif di mana tindakan dilakukan pada pria.
Namun demikian, dia berpendapat vasektomi perlu sosialisasi lebih jelas kepada masyarakat untuk mengubah anggapan negatif yang ada.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Soal Gugatan Syarat Pendidikan Gibran ke MK, Margarito Kamis: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- 3Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 4Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 5Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 6Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 7Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Rocky Gerung Minta Buruh Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Jangan Mundur jika Berhadapan Kekuasaan
- 10Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen





