Catat! Tips Jika Ingin Buka Puasa Pakai Mi Instan
AKURAT.CO, Mi instan kerap jadi makanan primadona yang praktis, dan cocok dimakan di segala kondisi. Selain makanan manis, sebagian orang mungkin memilih mengonsumsi mi instan sebagai menu buka puasa. Namun, apakah konsumsi mi instan saat berbuka dianjurkan?
Mengutip dari berbagai sumber, mi instan tidak dianjurkan sebagai menu untuk berbuka puasa karena kandungan nutrisinya yang tidak cukup bagi tubuh. Terutama ketika bulan Ramadan, saat buka puasa kita harus memenuhi kebutuhan nutrisi yang tidak didapat selama puasa.
Sebagian besar kandungan gizi mi instan hanya karbohidrat dan kalori. Meskipun dibutuhkan tubuh untuk mengisi energi, beberapa orang tidak disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat yang berlebihan.
Selain nutrisi yang tidak tercukupi, orang yang mengonsumsi mi instan cenderung lebih cepat lapar. Setelah menyantap mi instan, mereka akan makan makanan lain karena masih terasa lapar.
Mi instan juga diolah dengan berbagai macam bumbu yang kurang sehat bagi tubuh, misalnya micin (MSG) hingga sodium dalam jumlah banyak sebagai perasa.
Jumlah kalori dalam semangkuk mi instan cukup besar, yaitu sekitar 300-400 kalori. Mayoritas komposisi mi instan adalah karbohidrat dan lemak sehingga membutuhkan protein dan serat sebagai nutrisi tambahan.
Mi instan boleh saja dikosumsi saat sahur atau berbuka puasa. Namun, yang tidak dianjurkan adalah apabila dikonsumsi setiap hari.
Jika ingin berbuka puasa dengan menu mi instan dianjurkan untuk tambahkan sumber protein, seperti sayur-sayuran agar tetap seimbang nutrisinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.




