7 Cara Efektif Beri Obat Campak Pada Bayi

AKURAT.CO Penyakit campak merupakan penyakit yang cukup rentan terjadi kepada bayi dan anak-anak. Campak yang berasal dari infeksi virus Rubeolla ini ditandai dengan adanya gejala ruam di sekujur tubuh. Saat bayi terinfeksi campak, pastinya dibutuhkan penanganan dan obat campak pada bayi sebelum ruam tersebut bermunculan.
Bayi yang mengalami infeksi campak akan mengalami bersin, sakit tenggorokan, hingga batuk. Biasanya penyebab campak pada bayi, yaitu karena bayi belum mendapatkan vaksin. Daya tahan tubuh bayi akan lebih rentan terinfeksi oleh virus Rubeolla.
Obat campak pada bayi
Dilansir dari berbagai sumber, Rabu (1/2/2023), terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk obat campak pada bayi saat berusia 4 bulan hingga 1 tahun, yaitu:
1. Vaksinasi campak
Imunisasi atau vaksin campak sangat sibutuhkan oleh anak-anak yang berusia dibawah 6 tahun. Vaksin akan dilakukan oleh dokter melalui suntikan untuk memberinya serum globulin imun untuk bayi.
Vaksin campak hanya efektif dengan memberikan proteksi terhadap virus jika diulang. Karena itu, sangat penting melakukan vaksin sebagai obat campak pada bayi. Kamu bisa mendapatkan vaksin di posyandu, puskesmas, atau rumah sakit dekat tempat tinggal.
2. Konsumsi vitamin A
Obat campak pada bayi, yaitu dengan mengonsumsi vitamin A yang diperbanyak. Biasanya, bayi cenderung kekurangan vitamin A saat terinfeksi campak. Dengan mengonsumsi vitamin A, akan mengurangi risiko munculnya komplikasi dan mempercepat proses penyembuhan.
Dosis vitamin A yang diberikan oleh dokter setelah konsultasi kepada bayi, yaitu:
- Bayi usia kurang dari 6 bulan 50.000 IU/hari PO diberi 2 dosis.
- Usia 6-11 bulan 100.000 IU/hari PO 2 dosis.
- Usia di atas 1 tahun 200.000 IU/hari PO 2 dosis.
- Anak dengan tanda defisiensi vitamin A, 2 dosis pertama sesuai usia, dilanjutkan dosis ketiga sesuai usia yang diberikan 2-4 minggu kemudian.
3. Hindari dehidrasi
Gejala demam karena infeksi campak, dapat menguras cairan dan elektrolit tubuh dalam jumlah banyak. Berikan minum yang cukup supaya cairan yang dibutuhkan tubuh bayi tetap terpenuhi. Bila anak mengalami muntah dan diare, segera ganti cairan yang hilang dalam tubuh. Jangan sampai bayi mengalami dehidrasi.
4. Terapi uap
Obat campak pada bayi berikutnya, yaitu melakukan uap kepada bayi. Gejala yang seringkali muncul salah satunya adalah pilek. Jangan biarkan hidung tersumbat akibat gejala tersebut, karena dapat menyiksa si bayi. Oleh sebab itu, cara paling efektif dengan melakukan terapi uap. Jangan pernah memberinya obat pilek, karena dapat berbahaya bila diberikan secara tidak tepat.
5. Jaga kebersihan
Banyak orang yang mengira bahwa mandi akan memperparah ruam merah di kulit akibat campak. Ternyata hal ini merupakan kesalahan besar. Akibat campak, biasanya akan memberikan efek gatal hingga anak sering menggaruknya. Karena itu, bercak merah menjadi semakin parah dan menimbulkan infeksi sekunder.
Lebih baik, saat suhu tubuh bayi tidaklah demam atau panas, kamu bisa mencoba memandikan bayi untuk mengurangi gatal dan bayi akan terasa lebih nyaman. Gunakan sabun bayi yang tidak akan mengiritasi kulit.
6. Jaga asupan makanan
Berikan anak konsumsi makanan yang bergizi. Kamu bisa mencobanya dengan tambah porsi sayur dan buah yang mengandung banyak vitamin. Terkadang, anak akan sulit menelan makan sehingga kamu perlu menghaluskan makanan supaya mudah ditelan. Berikan makanan dalam porsi sedikit namun sering. Hal ini dapat mempercepat proses obat campak pada bayi agar bekerja.
7. Istirahat yang cukup
Obat campak pada bayi selanjutnya yaitu melakukan istirahat total kepada si bayi. Hal ini menjadi faktor penting dalam menjaga imun anak tetap stabil dalam masa pemulihannya. Jangan lupa memberi obat yang dianjurkan oleh dokter.
Itulah beberapa cara efektif beri obat campak pada anak yang berusia di bawah 1 tahun. Jika campak tak kunjung membaik, segera konsultasi kepada dokter supaya mendapat penanganan yang lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





