Waspada, Kulit Kering Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius Di Dalam Tubuh

AKURAT.CO, Kulit kering adalah masalah yang kerap terjadi saat lapisan kulit paling atas (epidermis) tidak mendapatkan kelembapan yang cukup. Akibatnya, kulit terlihat seperti bersisik, mengelupas, pecah-pecah, gatal dan iritasi.
CEO dari Klinik Pramudita, Anthony Handoko, menyebutkan bahwa kulit kering dan gatal, merupakan tanda tubuh melawan bakteri. Baginya, hal ini jangan dianggap enteng.
“Kulit kering dan gatal terjadi akibat rekasi tubuh terhadap bakteri atau perubahan lingkungan. Sangat mengganggu,” ujar Anthony.
Kulit kering dapat terjadi pada semua golongan usia. Namun, kulit kering meningkat ketika mulai bertambahnya usia.
Seiring bertambahnya usia, kulit mengalami perubahan yang berkurangnya elastisitas.
"Usia lanjut, otomatis semua perubahan tubuh terjadi, termasuk kualitas dan elastisitas kulit," kata Anthony.
"Pada wanita menopause, produksi estrogen akan menurun. Kualitas kulit juga menurun sehingga menjadi mudah rusak dan kering karena menurunnya kolagen pada dermis," lanjut Anthony.
Peningkatan kerapuhan dan perubahan respon imun, seperti penurunan deskuamasi dari korneosit dan retensi keratin, juga menyebabkan kulit menjadi kasar dan kering.
“Oleh karena itu, kulit kering dan gatal yang dialami lansia jangan dianggap enteng. Selain kondisi tersebut, merupakan tanda adanya penyakit serius,” katanya Anthony
Sementara itu, pakar Dermatologi dan Venereologi, Amelia Soebyanto mengatakan kulit kering dan gatal dapat menjadi pertanda penyakit lain, paling sering ialah diabetes mellitus atau kencing manis, infeksi cacing, dan kelainan empedu.
"Ini tidak bisa dijelaskan kenapa dan bagaimana terjadinya bisa sampai kulit tersebut gatal," terang Ameli.
Akan tetapi, menurut Amelia, dalam penelitian memang ditemukan bahwa kulit orang lebih kering ketika mengidap diabetes, gagal ginjal hingga membutuhkan cuci darah, atau ada kelainan empedu. Kondisi ini juga terlihat pada lansia berpenyakit demikian dibandingkan lansia yang normal.
"Penelitian-penelitian yang dilakukan memang ditemukan banyak seperti itu sehingga akhirnya disimpulkan bahwa penyakit kulit kering dan gatal banyak ditemukan pada mereka yang memiliki riwayat penyakit gula, penyakit ginjal, dan lain sebagainya," tutur Amelia
Selain sederet penyakit tersebut, masih banyak penyakit lain yang dapat membuat kulit kering dan gatal, misalnya penyakit psikiatri seperti gangguan obsesif kompulsif. Orang yang dimaksud selalu ingin serba bersih, rajin memakai hand sanitizer, atau lotion.
"Jadi, penderita kulit kering harus konsultasi kepada dokter, untuk mengetahui penyebab kulit kering tersebut. Agar tatalaksana yang dilaksanakan benar," pungkas Amelia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





