AKURAT.CO, IQ atau intelligence quotient adalah ukuran kemampuan seseorang dalam bernalar dan memecahkan masalah.
Pada 1900-an psikolog Perancis bernama Alfred Binet mulai mempopulerkan pengukuran IQ. Angka IQ kerap dikaitkan dengan tingkat kecerdasan seseorang.
Saat ini, skor IQ bahkan sering digunakan sebagai persyaratan masuk sekolah dan perguruan tinggi, atau bahkan saat melamar pekerjaan tertentu.
Perusahaan atau lembaga umumnya juga akan melakukan tes IQ untuk mengetahui skor IQ Anda.
Jangan bersedih atau patah semangat, bila sebelumnya kamu memperoleh skor IQ yang rendah.
Ada beragam cara yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan IQ sekaligus mempersiapkan diri bila suatu saat kamu harus menjalani tes IQ.
Berikut lima cara meningkatkan IQ, sebagaimana mengutip laman Binus University.
Membaca cepat
Membaca cepat atau photo reading dianggap sebagai salah satu teknik meningkatkan IQ yang mudah dilakukan.
Sebab, teknik ini membantu manusia memproses informasi tertulis dalam jumlah besar dengan waktu yang singkat.
Membaca cepat bisa kamu lakukan dengan bahan bacaan dan sumber bacaan yang berbeda setiap waktu.
Membuat jurnal harian
Selanjutnya, cara yang bisa membantu seseorang meningkatkan IQ-nya adalah dengan membuat jurnal.
Hal ini disampaikan oleh Catharine M. Cox, penulis yang mempelajari kebiasaan orang-orang jenius seperti Albert Einstein hingga Isaac Newton.
Catharine menemukan bahwa orang jenius gemar menulis jurnal dan rajin mencatat ke buku harian.
Sering belajar
Mana mungkin IQ bisa meningkat kalau kamu tidak belajar untuk mengasah kemampuan otak?
Belajar hal baru menciptakan bagian aliran syaraf baru dalam otak, sehingga jumlahnya lebih banyak dibandingkan orang yang tidak belajar.
Sarapan pagi
Kebiasaan sederhana seperti sarapan pagi ternyata juga dapat meningkatkan daya konsentrasi.
Sarapan juga meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, kinerja mental, daya ingat, dan mood.
Dengan sarapan dan meningkatkan beberapa kemampuan di atas, otomatis IQ juga meningkat.
Meditasi
Cara berikutnya, yaitu meditasi. Hal ini terlihat dari hasil scan MRI pada meditator yang rutin bermeditasi.
Hasil MRI menunjukkan, seorang meditator memiliki sirkuit kegiatan otak yang lebih banyak, khususnya dalam memperhatikan sesuatu.
Ketika suara mengganggu diperdengarkan pada para meditator yang tengah di-scan MRI, suara tersebut hanya memengaruhi sebagian kecil area dalam otak.
Sedikitnya gangguan yang memengaruhi otak itu menunjukkan bahwa orang yang rajin meditasi punya IQ lebih tinggi dibanding yang tidak bermeditasi.
Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan IQ atau kecerdasan intelektual.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok



