Cacar Monyet Sudah Menyerang Ibu Hamil, Ini Gejalanya

AKURAT.CO, Cacar monyet telah dinyatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai darurat kesehatan global. Ya, memang paling banyak dialami oleh pria gay dan biseksual.
Namun perlu dipahami, kalau penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox dapat dialami oleh siapapun.
Untuk pertama kalinya sejak mewabah di Amerika Serikat, Badan Kesehatan Amerika (CDC) melaporkan adanya kasus cacar monyet pada ibu hamil.
"Ada kasus (cacar monyet) seorang wanita hamil yang melahirkan," kata Dr. John Brooks, Kepala Petugas medis di divisi pencegahan HIV di CDC, dikutip dari TODAY, Jumat (02/9/2022)
Pada konferensi pers yang dilakukan pada akhir pekan lalu, John Brooks juga mengatakan bahwa penularan cacar monyetdapat terjadi melalui plasenta.
Akan tetapi, hingga saat ini tidak ada indikasi sang buah hati yang dilahirkan terpapar monkeypox. John juga mengatakan kalau saat ini, sekarang ada lebih dari 3.500 kasus cacar monyet yang tercatat di AS. Dan ada lebih dari 19.000 kasus di seluruh dunia.
Sejauh ini, sebagian besar kasus cacar monyet dalam wabah global ini terjadi di antara pria yang berhubungan seks dengan pria.
Tetapi, para ahli selalu menekankan bahwa virus dapat menyebar ke orang-orang di luar populasi tertentu, seperti yang ditunjukkan oleh kasus pada ibu hamil.
Bahkan Infus imunoglobulin telah diberikan kepada bayi, sesaat setelah ia dilahirkan. Ini merupakan salah satu terapi pengobatan yang sudah disetujui di Amerika Serikat.
Biasanya, cacar monyet dimulai dengan gejala yang bisa menyerupai flu, seperti kelelahan, demam, dan sakit kepala. Faktanya, beberapa orang yang terkena cacar monyet dalam wabah ini awalnya mengira gejala mereka sebagai jet lag.
Kemudian muncul ruam atau lesi cacar monyet mungkin mulai terlihat seperti jerawat atau melepuh dan dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat.
Ruam berubah melalui beberapa tahap yang berbeda sebelum akhirnya mengelupas dan meninggalkan kulit baru.
Namun, dalam wabah ini, pola gejalanya berbeda. Orang mungkin tidak pernah memperhatikan atau mengalami gejala awal seperti flu, misalnya, atau mereka mungkin mengalami gejala tersebut setelah ruam muncul. Juga, lesi dalam wabah ini paling sering muncul di daerah mukosa, terutama alat kelamin, anus dan mulut.
Jika masih memerlukan penjelasan dari dokter soal apakah cacar monyet bisa diidap oleh ibu hamil dan bayi lalu bagaimana pencegahannya, bisa cantumkan pertanyaan di media sosial milik AKURAT.CO, melalui program AKURAT SEHAT.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK




