Akurat

Jangan Berlebihan! Ini 5 Efek Samping Kelebihan Vitamin C

| 5 Juli 2021, 09:15 WIB
Jangan Berlebihan! Ini 5 Efek Samping Kelebihan Vitamin C

AKURAT.CO Vitamin C adalah nutrisi penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat. Tak hanya itu, vitamin c juga mendukung perkembangan tubuh dan membantu tubuh menyerap zat besi

"Karena tubuh Anda tidak memproduksi dan menyimpan vitamin C, maka penting untuk memasukkan vitamin C dalam menu diet harian," ujar ahli gizi, Katherine Zeratsky, dikutip dari Mayo Clinic pada Senin (05/7).

Oleh karena itu, selama masa pandemi Covid-19, suplemen yang mengandung vitamin C dosis tinggi ramai dicari, karena orang sangat ingin melindungi tubuh dari virus yang tidak diinginkan. Namun perlu Kamu ketahui bahwa mengonsumsi vitamin C dalam jumlah tinggi dan tidak sesuai dosis yang dianjurkan, dapat menyebabkan efek samping.

Berikut ini adalah jumlah kebutuhan vitamin C harian yang disarankan menurut Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) RI No. 28 tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi, yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia:

Bayi / Anak  

6-11 bulan: 50 mg 

1-3 tahun: 40 mg 

4-6 tahun: 45 mg 

7-9 tahun: 45 mg

Pria 

10-12 tahun: 50 mg 

13-15 tahun: 75 mg 

16-18 tahun: 90 mg 

19-29 tahun: 90 mg 

30-49 tahun: 90 mg 

50-64 tahun: 90 mg 

65-80 tahun: 90 mg 

80+ tahun: 90 mg 

Wanita 

10-12 tahun: 50 mg 

13-15 tahun: 65 mg 

16-18 tahun: 75 mg 

19-29 tahun: 75 mg 

30-49 tahun: 75 mg 

50-64 tahun: 75 mg 

65-80 tahun: 75 mg 

80+ tahun: 75 mg

Ibu Hamil 

Trimester 1: +10 mg 

Trimester 2: +10 mg 

Trimester 3: +10 mg 

Ibu Menyusui 

6 Bulan pertama: +45 mg 

6 Bulan kedua: +45 mg 

Pemenuhan kebutuhan vitamin C pada bayi 0-6 bulan, bersumber dari pemberisan ASI eksklusif. 

Lantas, apa saja efek samping yang dapat muncul apabila mengonsumsi terlalu banyak vitamin C? Berikut ini beberapa efek samping yang muncul, dikutip dri beberapa sumber oleh AKURAT.CO.

Masalah Pencernaan 

Efek samping umum dari asupan vitamin C berlebih adalah masalah pencernaan. Dilanisr dari Healthline, efek samping ini umumnya timbul akibat asupan vitamin C yang berasal dari suplemen makanan.

Saat asupan vitamin C berada di atas 2ribu miligram perhari, seseorang bisa mengalami diare dan mual. Tak hanya itu, mengonsumsi vitamin C di atas 2ribu miligram perhari mengakibatkan penyakit asam lambung.

Radang Sendi 

Dilansir dari Medical News Today, hasil dari penelitaian yang dilakukan oleh Arthritis Foundation menemukan bahwa kelebihan vitamin C dapat meningkatkan risiko rheumatoid arthritis atau radang sendi.

Osteofit 

Menurut beberapa studi, kelebihan vitamin C meningkatkan risiko kondisi osteofit. Osteofit terjadi ketika adanya penonjolan tulang yang muncul pada tepi tulang atau pada sendi. Penonjolan tulang ini bisa menimbulkan rasa nyeri. 

Penyebab Zat Besi Terlalu Banyak Di Tubuh

Vitamin C dalam dosis yang cukup dapat berfungsi untuk mengoptimalkan penyerapan zat besi non-heme. Zat besi non-heme ini berasal dari tumbuhan.

Apabila seseorang mengalami penumpukan zat besi di tubuhnya atau hemochromatosis karena mengonsumsi vitamin c berlebih, maka suplemen zat besi tidak disarankan untuk dikonsumsi. Sebab, kelebihan mineral ini dapat memicu masalah pada jantung, pankreas, kelenjar tiroid, hati dan sistem saraf pusat. 

Batu Ginjal 

Pada dasarnya, tubuh memiliki mekanisme sendiri saat terlalu banyak vitamin C yang masuk. Kelebihan vitamin C dikeluarkan dari tubuh dalam bentuk oksalat alias produk limbah. Oksalat umumnya keluar bersama urin.

Namun, dalam beberapa kondisi, oksalat malah saling terikat dengan mineral dan membentuk kristal yang berujung batu ginjal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.