Akurat

Yuk, Pahami Pentingnya Hormon Estrogen pada Perempuan

| 26 Mei 2021, 16:31 WIB
Yuk, Pahami Pentingnya Hormon Estrogen pada Perempuan

AKURAT.CO, Estrogen merupakan salah satu hormon yang sangat penting pada perempuan. Sebenarnya, hormon ini ada pada perempuan dan laki-laki, namun jauh lebih banyak pada perempuan. Pada perempuan, hormon estrogen diproduksi oleh indung telur dan sedikit diproduksi oleh kelenjar adrenal dalam tubuh.

Hormon estrogen memiliki banyak fungsi untuk tubuh, diantaranya berperan dalam perubahan fisik, mengatur siklus menstruasi, berperan dalam pembentukan tulang, menjaga suhu tubuh agar tetap stabil, menunjang kehamilan yang sehat, memengaruhi otak dan mempertahankan daya ingat, hingga membantu mengatur kadar kolesterol dalam tubuh.

Dr. dr. Kanadi Sumapraja, Sp.OG-KFER, M.Sc dari Rumah Sakit Umum (RSU) Bunda Jakarta, menjelaskan, kesehatan seorang perempuan secara umum sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen dalam tubuhnya.

"Perempuan di masa produktif, kesehatannya secara umum sangat dijaga oleh hormon estrogen. Hormon estrogen akan melindungi pembuluh darah sehingga tidak terjadi penyumbatan darah, mencegah munculnya kolesterol jahat dan masih banyak lagi," kata Dr. dr. Kanadi Sumapraja, Sp.OG-KFER, M.Sc dalam acara soft launching layanan Endocrine Center Rumah Sakit Umum Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, (26/5/2021).

"Hormon estrogen juga akan mempertahankan kolesterol baik sehingga risiko untuk mengalami peningkatan kadar kolesterol yang jahat akan menjadi sangat berkurang. Makanya kita jarang menemukan seorang perempuan mengalami masalah kolesterol jahat. Sebab, hormon estrogennya akan melindungi. Hal yang sama pun pada kelainan-kelainan metabolisme dan kelainan lainnya," jelasnya.

Dengan perannya yang begitu penting, keseimbangan hormon estrogen pun sangat perlu untuk dijaga. Hal ini karena hormon estrogen yang tidak seimbang dapat memicu berbagai masalah dalam tubuh. Sehingga bisa dikatakan, perempuan yang sudah menopause akan lebih rentan terkena berbagai masalah kesehatan.

"Saat perempuan kehilangan hormon estrogennya, baik di usia muda maupun di usia yang sudah sangat dewasa, maka risiko untuk mengalami kelainan-kelainan dalam tubuhnya akan semakin meningkat. Mulai dari masalah jantung, pembuluh darah hingga metabolik juga meningkat," jelasnya.

Ketidakseimbangan hormon dapat disebabkan oleh berbagai faktor, sehingga dalam penyelesaiannya pun dibutuhkan cara yang berbeda.

"Indung telur bisa berhenti menghasilkan hormon estrogen karena berbagai faktor, baik dari luar maupun dalam. Misalnya, faktor luar adalah terapi radiasi atau kemoterapi bagi pasien pengidap kanker. Ini bisa merusak fungsi indung telur. Sehingga pasca terapi, indung telurnya tidak bisa lagi memproduksi hormon estrogen," katanya.

"Ada pula kelainan-kelainan atau bawaan tertentu yang membuat fungsi indung telur selesai lebih singkat," jelas dokter Kanadi lagi.

Rata-rata perempuan mengalami haid terakhir di usia 50, tapi ada perempuan yang indung telurnya sudah berhenti berfungsi di usia 30 tahun. Inilah yang dikenal sebagai menopause dini. Untuk memastikan indung telur bisa memproduksi hormon estrogen dengan baik, maka perempuan perlu memperhatikan pola hidup sehat, asupan makanan, olahraga, tidur yang cukup, serta mencoba agar tidak terpapar risko-risiko yang mungkin memicu terjadinya kelainan.

Dalam beberapa kondisi, hormon estrogen bisa kembali normal seiring berjalannya waktu. Akan tetapi, bila kadar estrogen dalam tubuhmu tidak seimbang sebelum menopause, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter agar bisa mendapatkan penanganan.

Salah satunya di layanan medis terbaru di Rumah Sakit Umum (RSU) Bunda, Menteng, Jakarta, yakni Endocrine Center.

Endocrine Center adalah pusat pemeriksaan endokrin yang mendiagnosis pasien yang menderita penyakit terkait hormon. Kondisi medis terkait hormon termasuk gangguan metabolik, reproduksi, persepsi sensori dan respirasi.

Dr. Feronika MARS selaku Direktur RSU Bunda Jakarta menjelaskan bahwa RSU Bunda Jakarta terus memiliki komitmen untuk senantiasa memberikan mutu dan pelayanan terbaik bagi pasiennya.

“Kami sangat antusias dan bangga dapat menghadirkan Pusat Layanan Terbaru yang inovatif dan terintegrasi di RSU Bunda Jakarta di tahun 2021 bernama ‘Endocrine Center’ yang sangat bermanfaat untuk mengetahui penyakit terkait hormon. RSU Bunda Jakarta senantiasa mengembangkan layanan kesehatan ‘Endocrine Center’ sebagai pusat perawatan dan pemeriksaan kesehatan yang nyaman dan inovatif. Dengan adanya teknologi canggih dan tim dokter yang pengalaman di bidangnya. Sebagai institusi kesehatan masyarakat terpadu, kami memiliki tanggung jawab untuk terus berinovasi baik secara teknologi maupun pelayanan demi kepentingan pasien,” ungkap Dr. Feronika MARS.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.