AKURAT.CO, Sejak ribuan tahun silam, di Eropa, daun kale sudah dikenal memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.
Akurat.co melansir Healthline, kale merupakan salah satu makanan padat nutrisi. Secangkir kale mentah atau sekitar 67 gram atau 2,4 ons mengandung banyak vitamin seperti Vitamin A, Vitamin K, Vitamin C, Vitamin B6, Mangan, Kalsium, Tembaga, Kalium, Magnesium, Vitamin B1 (thiamin), Vitamin B2 (riboflavin), Vitamin B3 (niasin), Zat Besi, asam lemak omega-3 dan fosfot. Dengan total 32 kalori, 6 gram karbohidrat (2 di antaranya serat) dan 3 gram protein.
Oleh karena itu, tak heran bila daun kale dijuluki sebagai superfood.
Salah satu khasiat daun kale yang paling populer adalah mengurangi risiko penyakit kanker.
Kanker merupakan penyakit yang mematikan yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kale mengandung sulforaphane, yaitu senyawa yang terbukti melawan pembentukan kanker pada tingkat molekuler. Senyawa ini bekerja melindungi sel dari kerusakan dan mutasi DNA. Bahkan senyawa ini juga mampu membantu membunuh sel kanker yang ada di dalam tubuh.
Selain itu juga, kale juga mengandung indole 3 carbinol, zat lain yang diyakini membantu mencegah kanker.
Sebuah penelitian dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry tahun 2009 menyebutkan jika kale mengandung antioksidan, berupa senyawa flavonoid kuersetin dan kaempferol, yang mampu membersihkan radikal bebas dalam tubuh.
Seperti diketahui, keberadaan radikal bebas berlebihan dalam tubuh sering kali dikaitkan dengan aneka penyakit yang menyerang tubuh. Salah satunya adalah kanker.
Penelitian tentang khasiat kale bisa mencegah kanker memang cukup signifikan. Namun, faktor penyebab kanker sangat banyak. Sehingga kita tidak bisa hanya mengandalkan kale dalam upaya pencegahannya.
Meski demikian, kale secara umum dapat menjaga kesehatan tubuh. Oleh sebab itu, tak ada salahnya tetap memakan sayur berdaun hijau yang satu ini.
Selain kanker, kale juga dipercaya mampu mencegah penyakit jantung, mecegah diabetes, menjaga kesehatan mata, dan mencegah pembekuan darah.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Indonesia dan Mesir Tegaskan Solusi Dua Negara Kunci Perdamaian Palestina
- 10Prabowo Dukung Mesir Amankan Hak Air di Sungai Nil: Indonesia Prihatin Atas Upaya Pelanggaran Hukum Internasional



