Akurat Logo

Cegah Berkembangnya Polutan di dalam Ruangan, Coba Cara Ini

Khaerul S | 5 Agustus 2019, 18:30 WIB
Cegah Berkembangnya Polutan di dalam Ruangan, Coba Cara Ini

AKURAT.CO, Tanpa disadari kadang kita merasa kalau berada di dalam rumah atau ruangan tidak pernah terjamah oleh polutan. Bahkan banyak yang menyangka sebuah ruangan memiliki kondisi kualitas udara yang lebih baik dari di luar. Padahal, faktanya tidak seperti itu.

Polutan ternyata juga banyak terdapat di dalam ruangan lho. Misalnya memasak yang dapat menimbulkan asap, merokok, bakar sampah hingga barang-barang furniture di dalam ruangan pun juga bisa menyebabkan kualitas udara buruk. 

Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), Ketua Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mengungkapkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi atau mencegah polutan di dalam ruangan.

Hal pertama yaitu tentu saja jangan menambah sumber polusi. Misalnya, tidak merokok dalam ruangan, lalu juga tidak menyalakan lilin yang menimbulkan asap. Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan yaitu ventilasi rumah.

"Salah satu sumber polutan dari luar yang bisa masuk ke dalam rumah hanya berasal dari ventilasi," jelasnya di acara Peluncuran Nexcare di Aston Kuningan Suites, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, (5/8). 

Kemudian, yang paling penting, tetap menjaga kebersihan. 

"Punya AC tapi tidak pernah dibersihkan, banyak debu menempel. Seharunsya kita manage secara rutin masalah ini," ujarnya. 

Nah, jika ingin memiliki ruangan yang bebas polutan, dokter juga menyarankan untuk menggunakan air purifier. Fungsinya untuk membersihkan dan menyaring udara dalam ruangan.

"Kalau mampu kita bisa menyediakan alat tersebut. Tapi, kalau mau pakai yang alami bisa tanami aloe vera (lidah buaya)," sambungnya.

Ia menambahkan, agar lebih maksimal, menggunakan masker dalam ruangan juga tidak apa. Tapi, disesuaikan dengan kondisi kualitas udara sekitarnya. 

"Kalau kita beraktivitas di dalam ruangan sebenarnya tidak apa menggunakan masker. Sebenarnya juga ada alat portable pengukur udara ruangan. Jadi, ya kalau buruk pakai masker. Kalau sehat, tidak perlu pakai karena udara sudah bagus," tandasnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A