Jakarta, Tidur berjalan atau sleepwalking merupakan kondisi dimana seseorang bangun dan berjalan tanpa sadar saat tengah tertidur. Umumnya gangguan tidur ini terjadi pada anak-anak, namun dalam beberapa kasus gangguan ini bisa dialami semua usia.
Sleepwalking sebenarnya tidak berbahaya kecuali bila penderita melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. seperti berjalan keluar rumah dan turun ke jalan, melakukan aktivitas masak dengan menggunakan api, memanja keluar jendela, dan sebagainya. Apabila sleepwalking ini sudah terjadi setiap hari dan membahayakan bagi diri sendiri dan orang sekitar, perlu dilakukan konsultasi kepada dokter kejiwaan untuk mengetahui penyebab terjadinya gangguan tidur ini.
Ada beberapa hal yang menyebabkan tidur berjalan diantaranya faktor keturunan. Dikatakan, kembar identik lebih mungkin untuk berjalan dalam tidur. Begitupun jika anda memiliki orang tua, saudara, atau adik yang tidur berjalan, kemungkinan bagi anda untuk tidur berjalan akan 10 kali lebih besar daripada mereka yang berasal dari keluarga yang tidak mengidap gangguan tidur ini.
Selain itu, gangguan tidur sleepwalking juga dapat dipengaruhi faktor kurang tidur, berada di jadwal tidur yang berantakan, stress, mabuk, ataupun tengah mengkonsumsi obat seperti obat penenang hipnotik (yang membuat Anda bisa relaksasi atau tidur), neuroleptik (digunakan untuk mengobati psikosis), stimulan (yang meningkatkan aktivitas), dan antihistamin (digunakan untuk mengobati gejala alergi).
Sementara, sejumlah pakar kesehatan mengaitkan kondisi gangguan tidur tersebut dengan masalah irama jantung, demam, mulas, asma di malam hari, kejang di malam hari, apnea obstruktif (suatu kondisi di mana Anda secara singkat berhenti bernapas saat tidur), sindrom kaki gelisah, gangguan kejiwaan, misalnya gangguan stres pasca trauma, serangan panik, atau keadaan disosiatif, seperti gangguan kepribadian ganda.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T





