Steam Controller 2.0 Resmi Meluncur 4 Mei, Dibanderol Sekitar Rp1,7 Juta

AKURAT.CO Valve akhirnya mengonfirmasi kehadiran Steam Controller generasi terbaru. Perangkat ini dijadwalkan rilis pada 4 Mei dengan harga $100 (sekitar Rp1,7 jutaan).
Sebelum diumumkan, Steam Controller 2.0 sudah ramai diperbincangkan. Mulai dari video ulasan yang tak sengaja tayang hingga dukungan di SteamOS, semuanya mengindikasikan peluncuran dalam waktu dekat.
Kini, Valve memastikan perangkat tersebut akan segera dirilis. Kehadirannya bahkan lebih cepat dibanding Steam Machine dan Steam Frame yang jadwalnya masih belum jelas.
Harga Lebih Mahal, Fitur Ikut Naik
Dengan banderol sekitar Rp1,7 jutaan, Steam Controller 2.0 memang lebih mahal dibandingkan kontroler Xbox standar. Namun, Valve menyematkan berbagai fitur yang membuatnya lebih sekelas dengan DualSense milik PlayStation 5.
Dikutip dari PCWorld, Senin (4/5/2026), beberapa peningkatan yang ditawarkan antara lain:
- Dual touchpad untuk navigasi lebih fleksibel
- Sensor giroskop untuk kontrol gerakan
- Thumbstick berbasis teknologi TMR (mirip Hall Effect)
- Empat tombol tambahan di bagian belakang
- Dongle nirkabel sekaligus pengisi daya magnetik
Kombinasi ini membuatnya dirancang tidak hanya untuk game biasa, tetapi juga untuk pengalaman PC yang kompleks, termasuk game berbasis mouse dan keyboard.
Siap Jadi Standar Baru untuk Gamer PC?
Valve tampaknya ingin menjadikan kontroler ini sebagai standar baru bagi gamer PC. Terutama bagi pengguna yang bermain dari sofa dengan Steam Deck, PC, atau perangkat handheld lainnya.
Dukungan perangkat lunak juga menjadi keunggulan utama. Dengan pengalaman Valve mengembangkan SteamOS dan Steam Deck, kontroler ini diharapkan mampu menghadirkan kontrol yang lebih optimal untuk berbagai jenis game.
Meski begitu, untuk game kompetitif seperti Counter-Strike atau League of Legends, penggunaan mouse dan keyboard masih belum tergantikan.
Apakah Layak Dibeli?
Steam Controller 2.0 menawarkan inovasi menarik, tetapi keputusan membeli tetap bergantung pada kebutuhan pengguna. Bagi gamer PC yang bermain santai atau ingin fleksibilitas lintas perangkat, kontroler ini bisa jadi pilihan menarik.
Namun, bagi pengguna yang bermain di meja dengan setup konvensional, kontroler seperti Xbox Elite masih cukup. Perangkat tersebut dinilai sudah mampu memenuhi kebutuhan gaming sehari-hari.
Dengan semua fitur dan ambisi yang dibawa, Steam Controller 2.0 berpotensi menjadi langkah besar Valve dalam memperluas ekosistem gaming PC. Kini tinggal menunggu bagaimana respons pasar setelah peluncurannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya



