AKURAT.CO Game Sigma Battle Royale sempat membuat heboh dunia maya karena gameplay-nya dianggap sangat mirip dengan Free Fire. Tidak butuh waktu lama, game ini langsung menjadi perbincangan di berbagai forum hingga akhirnya ditarik dari Google Play Store. Siapa sebenarnya sosok di balik penciptaan game kontroversial ini?
Dilansir dari GGWP.id, disebutkan bahwa pencipta Sigma Battle Royale adalah Studio Arm Private Limited. Game ini memang dibuat oleh developer bernama Studio Private Arm Limited. Developer ini terdaftar secara resmi di Google Play Store sebagai pihak yang merilis Sigma.
Game tersebut pertama kali muncul di Google Play Store pada 21 November 2022 dan langsung mencatatkan lebih dari 500 ribu unduhan hanya dalam 48 jam. Namun, keberhasilan awal itu tidak bertahan lama karena Google menghapus Sigma setelah menerima laporan terkait dugaan pelanggaran hak cipta.
Qoo-App mencatat bahwa kemiripan desain antarmuka, karakter, hingga gameplay dengan Free Fire membuatnya dituding sebagai “clone game.”
Sigma diluncurkan secara global melalui Google Play Store, termasuk di negara seperti Brasil, sebelum akhirnya ditarik. Penghapusan ini dilakukan oleh Google dengan alasan pelanggaran kebijakan developer, terutama terkait penggunaan konten yang dinilai terlalu mirip dengan game lain. Keputusan ini menjadi titik balik besar bagi reputasi Studio Arm Private Limited.
Pencipta: Studio Arm Private Limited (Singapura).
Tanggal rilis: 21 November 2022.
Platform awal: Google Play Store.
Alasan ditarik: Dugaan pelanggaran hak cipta karena kemiripan dengan Free Fire.
Respons publik: Unduhan tinggi dalam dua hari pertama, tapi diiringi kontroversi besar.
Meski sempat viral, nasib Sigma menunjukkan bahwa menyalin tanpa inovasi bisa berakhir dengan cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









