Apple Ungkap Alasan Naikkan Harga Mac dan iPad, Ternyata Dipicu Krisis Chip Memori

AKURAT.CO Apple akhirnya menjelaskan alasan di balik kenaikan harga sejumlah produknya, termasuk Mac dan iPad. Perusahaan menyebut keputusan tersebut diambil karena pasokan chip memori global masih mengalami tekanan.
Lonjakan permintaan chip memori dipicu oleh pesatnya pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI). Kondisi itu membuat harga komponen RAM dan SSD yang digunakan di berbagai perangkat Apple meningkat tajam.
Dikutip dari MacRumors, Jumat (26/6/2026), Apple mengatakan industri elektronik saat ini menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Permintaan memori dan penyimpanan meningkat sangat cepat sehingga harga komponennya ikut melonjak.
Perusahaan mengklaim selama ini berupaya menahan kenaikan biaya agar tidak dibebankan kepada konsumen. Namun, Apple menyebut kini sudah saatnya melakukan penyesuaian harga pada sejumlah produk.
Baca Juga: Tim Cook Isyaratkan Harga iPhone 18 Naik Akibat Lonjakan Biaya Chip Memori
CEO Apple, Tim Cook, sebelumnya juga menyatakan bahwa kenaikan harga produk menjadi kebijakan yang tidak dapat dihindari. Pernyataan tersebut disampaikan beberapa hari sebelum Apple resmi mengumumkan penyesuaian harga.
Apple juga mengisyaratkan kenaikan harga kemungkinan belum berakhir. Meski demikian, perusahaan mengaku masih berupaya mencari solusi agar harga produknya dapat kembali lebih stabil di masa mendatang.
Fenomena ini tidak hanya dialami Apple. Sejumlah perusahaan teknologi seperti Microsoft, Samsung, Lenovo, HP dan Dell juga telah menaikkan harga produk akibat kenaikan biaya chip memori.
Pemasok chip memori Micron memperkirakan kondisi keterbatasan pasokan masih akan berlangsung hingga 2027. Artinya, harga perangkat elektronik berpotensi tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








