Apple Dikabarkan Batalkan iPad Ultra, Permintaan iPad Pro Jadi Sorotan

AKURAT.CO Apple dikabarkan menghentikan pengembangan iPad Ultra, termasuk versi layar lipat yang sempat ramai dibahas. Hal ini dikaitkan dengan penjualan iPad Pro yang masih belum kuat dalam beberapa tahun terakhir.
Informasi tersebut berasal dari pembocor teknologi Instant Digital di Weibo. Ia menyebut iPad tidak lagi masuk dalam daftar produk 'Ultra' yang tengah disiapkan Apple.
Padahal, Apple masih dikabarkan mengembangkan beberapa perangkat premium lain. Di antaranya Apple Watch Ultra, chip M-series Ultra, serta kemungkinan iPhone dan MacBook Ultra.
Dikutip dari Bloomberg, Kamis (30/4/2026), kinerja iPad Pro sendiri memang tengah mengalami tekanan pasar. Permintaan yang lebih rendah dari perkiraan membuat proyeksi pengiriman model terbaru harus direvisi turun.
Analis Ross Young memangkas estimasi pengiriman iPad Pro 2024 secara signifikan. Dari yang semula diprediksi mencapai 10 juta unit, angka tersebut turun menjadi sekitar 6,7 juta unit.
Penurunan paling tajam terjadi pada model 13 inci. Distribusinya diperkirakan merosot lebih dari 50 persen pada kuartal ketiga dan hingga 90 persen di kuartal keempat.
Harga tinggi menjadi salah satu faktor utama lemahnya permintaan. iPad Pro dibanderol mulai dari US$999 (sekitar Rp17 jutaan) hingga US$1.299 (sekitar Rp22 jutaan), yang dinilai kurang menarik bagi banyak pengguna.
Selain itu, tablet masih sering dianggap sebagai perangkat pelengkap. Banyak konsumen lebih memprioritaskan smartphone atau laptop sebagai perangkat utama.
Apple sebenarnya sempat mengembangkan iPad lipat berukuran besar sekitar 20 inci. Namun proyek tersebut menghadapi berbagai tantangan teknis dan berpotensi tidak diluncurkan dalam waktu dekat.
Dengan kondisi pasar saat ini, upaya Apple menunda iPad Ultra dinilai realistis. Produk dengan harga lebih tinggi berisiko sulit diterima jika iPad Pro saja belum mampu menarik minat luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat



