Redmi Luncurkan Jam Tangan Pintar Anak dengan Pelacakan Keamanan

AKURAT.CO Redmi resmi merilis jam tangan pintar pertamanya untuk anak-anak, Redmi Kids Smartwatch. Perangkat ini akan mulai dijual di China pada 24 Maret dengan harga 499 yuan (sekitar Rp1,1 jutaan).
Jam tangan pintar ini hadir dengan layar 1,68 inci beresolusi 360 x 390 piksel, memberikan tampilan yang jernih untuk teks, notifikasi dan konten edukatif.
Kamera depan 5MP dapat membuat panggilan video berkualitas tinggi, sehingga orang tua bisa tetap terhubung dengan anak mereka secara real-time.
Untuk keamanan, perangkat ini dilengkapi pelacakan lokasi sembilan lapis, termasuk GPS, Beidou, Wi-Fi, A-GPS dan AI.
Fitur ini dapat membuat pemantauan lokasi anak secara akurat, menyimpan riwayat lokasi hingga 90 hari, serta menghadirkan pengaturan zona aman dengan notifikasi instan.
Daya tahan baterai juga menjadi keunggulan, dengan kapasitas 950mAh yang mampu bertahan hingga tiga hari dalam sekali pengisian. Selain itu, jam tangan ini memiliki ketahanan air hingga 20 meter, membuatnya aman digunakan saat mencuci tangan atau terkena hujan ringan.
Dari sisi fungsionalitas, Redmi Kids Smartwatch mendukung WeChat versi anak-anak, fitur manajemen pembayaran untuk membatasi transaksi, serta mode kelas dan anti-kecanduan agar anak tetap fokus belajar.
Kapasitas penyimpanan 4GB dapat membuat instalasi berbagai aplikasi edukasi, mulai dari cerita, musik, hingga materi pelajaran seperti matematika dan bahasa Inggris.
Dikutip dari Gizmochina, Minggu (23/3/2025), pasar jam tangan pintar ini secara global mengalami penurunan 7 persen pada 2024, segmen jam tangan pintar anak justru berkembang pesat.
Kehadiran Redmi Kids Smartwatch menambah pilihan baru bagi orang tua yang ingin memberikan perangkat aman dan bermanfaat bagi anak-anak mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







