Akurat Logo

Benarkah Prosesor Penyebab Laptop Lemot?

| 2 Oktober 2018, 15:29 WIB
Benarkah Prosesor Penyebab Laptop Lemot?

AKURAT.CO, Siapa yang tak merasa kesal jika laptop yang sedang mereka gunakan lemot. Dikejar deadline kantor atau tugas kuliah, tentu persolan laptop lemot semakin membuat pusing kepala.

Untuk mengatasi laptop yang lemot, kalian harus tahu terlebih dahulu tahu apa penyebabnya. Setelah itu, kalian bisa menerapkan solusi yang tepat tentunya.

Nah, inilah yang sering kali disalahpahami oleh kebanyakan orang. Banyak dari kita yang beranggapan bahwa laptop yang lemot dikarenakan oleh prosesor mesin laptop yang jelek atau sudah terlalu tua, padahal anggapan itu tidaklah benar.

"Nge-lag atau lemot pada laptop sebenarnya bukan pada prosesor masalahnya, tapi pada storage atau RAM dari si laptop itu sendiri. Prosesor sebagai otak dari laptop hanya bertugas membuka aplikasi, yang menjalankan dan berperan besar di sini adalah RAM," kata perwakilan AMD Ryzen,  salah satu brand prosesor terkenal di sela acara launching HP Joy 2, di Jakarta, Selasa (2/10).

Ya, kapasitas RAM yang terbatas atau kecil membuat kinerja laptop makin berat. Ketika membuka beberapa aplikasi secara bersamaan misalnya, hampir dipastikan akan mengakibatkan crash dan membuat laptop jadi lemot.

Cara mengatasinya tentu dengan menambah kapasitas jumlah RAM dari sebelumnya. Untuk harga RAM dengan kapasitas 4GB kisarannya Rp400 ribu, tapi itu tergantung merk dan tempat dimana kalian membelinya.

Selain RAM, lemotnya laptop kalian bisa saja karena laptop menjadi sarang virus atau malware. Cara mengatasinya gunakan antivirus handal dan update antivirus secara berkala.

Terakhir, kemungkinan laptop kalian tidak mumpuni untuk menjalankan beberapa program dalam satu waktu atau multitasking. Cara mengatasinya, ya tentu kalian harus sadar diri dengan kemampuan laptop tersebut, jangan memaksakan, lebih baik menjalankan program secara satu per satu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.