Akurat Logo

Teh Celup Tak Boleh Diseduh Terlalu Lama, Benarkah?

| 9 September 2023, 13:51 WIB
Teh Celup Tak Boleh Diseduh Terlalu Lama, Benarkah?

AKURAT.CO Teh celup sering dinikmati sebagai cara untuk memulai hari, tetapi ada pandangan bahwa menyeduh teh celup terlalu lama bisa berdampak buruk pada kesehatan.

Cara orang menikmati teh sangat bervariasi. Secara sederhana, teh celup dimasukkan ke dalam air panas dan dibiarkan beberapa menit sesuai selera.

Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (8/9/2023), seorang ahli teh Steve Schwartz menjelaskan bahwa tidak ada aturan baku dalam menyeduh teh. Namun, ada beberapa strategi untuk mendapatkan rasa terbaik.

Menurutnya, tidak ada cara yang salah dalam menyeduh teh. Setiap jenis teh memiliki waktu yang berbeda untuk mencapai titik 'matang', yang dipengaruhi oleh lama pencelupan dan suhu air. Ketika teh mencapai titik 'matang' ini, itulah saat rasanya paling enak.

Baca Juga: 5 Teh Termahal di Dunia, Ada yang Dipupuk Pakai Kotoran Panda!

Inilah mengapa disarankan untuk tidak menyeduh teh terlalu lama dalam air panas. Melebihi titik 'matang', rasa teh yang dihasilkan akan berubah.

Menurut Schwartz, mengangkat kantong teh pada waktu yang tepat bertujuan untuk mencegah mencapai titik 'matang' yang sudah terlalu lama.

Contohnya, teh hijau lebih cocok dengan suhu air yang lebih rendah dan waktu seduh yang singkat untuk mendapatkan rasa terbaiknya. Sementara itu, teh oolong dapat diseduh berulang kali dan tetap memberikan manfaatnya.

Pada dasarnya, menyeduh teh terlalu lama tidak akan memiliki efek buruk tertentu. Sebaliknya, menyeduh teh dalam waktu yang lebih lama dapat memberikan manfaat yang lebih banyak.

Baca Juga: Wajib Tahu! 7 Manfaat Minum Teh Setiap Pagi

Menyeduh teh dalam waktu yang lebih lama akan mengeluarkan lebih banyak nutrisi yang terkandung dalam teh.

Schwartz menjelaskan, semakin lama menyeduh teh, semakin banyak manfaat yang akan dapatkan. Kamu akan mendapatkan lebih banyak flavonoid, polifenol dan katekin.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.