Akurat

Texas Chicken Luncurkan Varian Texas Mala Spicy Chicken

Leo Farhan | 24 Februari 2024, 15:01 WIB
Texas Chicken Luncurkan Varian Texas Mala Spicy Chicken

AKURAT.CO - Texas Chicken meluncurkan varian produk terbaru terbarunya, Texas Mala Spicy Chicken.

Texas Mala Spicy Chicken menawarkan pengalaman bersantap baru dengan pergabungan budaya China yang kuat melalui bumbu Mala, memberikan sensasi pedas yang disukai masyarakat Indonesia.

Ditambah dengan perpaduan aromatik rempah Indonesia menghadirkan sentuhan menarik untuk dapat dinikmati.

Texas Mala Spicy Chicken, gabungan biji lada Sichuan dan rempah-rempah segar dengan rasa cabai yang kuat, menciptakan harmoni rasa pedas dan nikmat. Produk ini disajikan dalam berbagai bentuk, termasuk chicken tender, biskuit, dan Texas platter.

Mala sebagai bumbu pedas yang terbuat dari Sichuan peppercorn dan cabai, memberikan sensasi mati rasa pada lidah. Biasanya diolah menjadi saus (málàjiàng) dengan merebus dalam minyak dan rempah-rempah.

Mala memiliki citarasa pedas, wangi, dan memberikan sensasi mati rasa. Sering digunakan dalam masakan Sichuan. Populer di Malaysia, Singapura, Korea, China, dan negara-negara Asia lainnya karena kecanduannya akan sensasi pedas dan Hot.

Dengan kombinasi perpaduan Liang Teh, grass jelly yang segar dan manis menawarkan pengalaman kuliner yang lebih berkesan.

"Menu baru kami Texas Mala Spicy Chicken sekaligus diluncurkan dalam memperingati tahun baru china kepada masyarakat Indonesia hingga 10 Maret 2024, yang ingin merasakan olahan ayam khas Texas dengan fusion budaya China dengan bumbu Mala," ujar Dedi Hidayah, sebagai General Manager Texas Chicken, PT Quick Serve Indonesia.

Texas Mala Spicy Chicken kini sudah dapat dinikmati masyarakat Indonesia di 16 outlet Texas yang tersebar di outlet Jakarta, Tangerang, Bandung, Surabaya, Solo dan Medan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.