AKURAT.CO Minuman beralkohol bukanlah sesuatu yang asing bagi masyakarat Indonesia. Minuman fermentasi ini memiliki sejarah khusus, bahkan dianggap sebagai salah satu kearifan lokal di beberapa daerah.
Alkohol lokal dapat dikatakan sebagai warisan Nusantara jika melihat beberapa daerah Indonesia yang menggunakan minuman alkohol lokal sebagai bagian dari ritual upacara adat ataupun penyambutan tamu.
Yuk, simak beberapa jenis alkohol khas Indonesia yang menjadi bagian dari warisan budaya Nusantara.
1. Tuak
Tuak ialah salah satu minuman fermentasi yang terbuat dari nira atau beras. Minuman satu ini sangat populer di Indonesia lho!
2. Sopi
Sopi atau Sopia merupakan minuman alkohol lokal khas NTT. Biasanya, Sopi dibuat melalui proses penyadapan pohon enau.
3. Moke
Moke adalah minuman yang digunakan sebagai simbol sosialisasi di NTT. Minuman ini terbuat dari siwalan dan enau yang diambil langsung dari tandan dan didiamkan berhari-hari.
4. Cap Tikus
Cap Tikus merupakan sebuah minuman fermentasi dari Minahasa. Biasanya minuman ini memiliki kadar alkohol yang cukup tinggi yakni bisa mencapai 40 persen bahkan lebih.
5. Ciu
Ciu merupakan fermentasi dari ketela pohon. Minuman ini juga termasuk ke dalam minuman alkohol lokal khas Indonesia khususnya daerah Jawa Tengah seperti Banyumas dan Sumpiuh.
6. Swansrai
Swansrai adalah alkohol khas Papua. Biasanya minuman beralkohol satu ini digunakan untuk acara penyambutan tamu.
7. Ballo
Ballo merupakan minuman beralkohol khas Sulawesi Selatan atau Bugis yang terbuat dari getah pohon lontar. Biasanya masyarakat setempat menyajikannya dalam gelas bambu.
Nah, berikut tadi sederet alkohol lokal khas Indonesia yang menjadi bagian warisan Nusantara. Apakah kalian pernah mencoba salah satu di antaranya?[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi



