AKURAT.CO, Sebuah tradisi sudah sepatutnya terus dilestarikan dan dikembangkan agar generasi selanjutnya mengenalnya.
Di Desa Huidi, Kabupaten Gorontalo terdapat tradisi yang masih terjaga hingga sekarang yakni memasak nasi jaha.
Setiap lebaran masyarakat memasak nasi jaha yang dimasak di dalam bambu dengan menambahkan santan kelapa.
Kuliner ini merupakan salah satu menu utama warga Huidi pada perayaan hari raya lebaran untuk dibagikan kepada tamu yang datang atau kerabat.
Nasi jaha atau biasa disebut lemang selalu disajikan disetiap rumah. Makanan yang terbuat dari beras ketan ini yang dimasak dengan cara membakarnya, dan memiliki rasa yang unik juga gurih.
Uniknya, nasi jaha dibungkus dengan daun pisang kemudian dimasukkan kembali ke sebilah bambu dan kemudian dibakar. Tidak seperti lontong atau ketupat yang proses pembuatannya dikukus.
Sayangnya, proses pembuatan yang terbilang rumit menjadikan makanan ini sangat diburu oleh masyarakat terlebih pada bulan puasa atau lebaran ketupat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi



