Saingi Minuman Soda hingga Nyaris Bangkrut, ini 7 Fakta Menarik Pendiri Aqua Tirto Utomo

AKURAT.CO, Aqua tidak hanya menjadi merek yang telah mendarah daging bagi warga Indonesia, tetapi juga telah menggeser penyebutan 'air mineral'. Siapa sangka, brand yang kini telah diambil alih oleh perusahaan multinasional, Danone, ini didirikan oleh warga asli Wonosobo, Tirto Utomo.
Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan berbagai fakta menarik tentang Tirto Utomo.
1. Menempuh 60 km untuk bersekolah
Tirto Utomo memang terlahir dari keluarga yang berkecupukan. Orang tuanya adalah wirausahawan yang bergerak di bidang peternakan. Terlahir di Wonosobo, pria yang memiliki nama Tionghoa Kwa Sien Biauw ini harus menempuh 60 km dari rumahnya untuk bersekolah di SMP yang ada di Magelang. Selepas SMP, Tirto lanjut ke HBS (sekolah tingkat SMA di zaman penjajahan) di Semarang dan meneruskan ke SMAK St. Albertus, Malang.
2. Jadi wartawan sambil kuliah
Setelah lulus dari SMA, Tirto memilih berkuliah di Fakultas Hukum di Universitas Gadjah Mada. Tetapi, kulah tersebut hanya bertahan selama dua tahun, lalu ia meneruskan di fakultas yang sama di Jakarta. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, Tirto juga bekerja sebagai wartawan, mulai dari wartawan Jawa Pos, Sin Po, hingga majalah Pantja Warna. Bahkan, pria asli Wonosobo ini pernah menjadi Pimpinan Redaksi harian Sin Po.
3. Diberhentikan hingga jadi karyawan Pertamina
Pada tahun 1959, Tirto diberhentikan secara mendadak dari posisi pemimpin redaksi Sin Po. Meski dipecat, Tirto tetap menyelesaikan kuliahnya di UI. Setelah lulus, pria kelahiran 8 Maret 1930 ini melamar di Permina, cikal bakal Pertamina. Berangkat dari posisi bawah, Tirto mampu mendapatkan kepercayaan sebagai Deputy Head Legal dan Foreign Marketing di Pertamina di umur 48 tahun.
4. Mendapat ide dari tamu asing yang diare
Pada tahun 1971, sebelum memutuskan untuk pensiun dini, Tirto melakukan pertemuan dengan perwakilan perusahaan dari Amerika Serikat. Namun, istri dari delegasi tersebut mendadak terkena diare karena ketidakbiaasannya mengonsumsi rebusan air sumur. Dari sinilah Tirto berpikir untuk menyediakan air mineral yang dikemas dengan steril sekaligus dapat dikonsumsi oleh semua orang.
5. Dari Puritas hingga Aqua
Dua tahun setelah kejadian tersebut, Tirto memutuskan untuk mendirikan perusahaan bernama PT. Golden Mississippi. Berlokasi di Bekasi, Tirto bekerja sama dengan adik iparnya, Slamet Utomo untuk mendirikan perusahaan ini dengan modal Rp150 juta pada tahun 1973. Hingga pada tahun 1974, produk Aqua mulai dipasarkan setelah selama satu tahun menggali sumur dan pabrik di atas lahan seluas lebih dari 7 ribu meter persegi. Sebelum memutuskan untuk menggunakan brand Aqua, Tirto menggunakan nama Puritas sebagai produk air kemasannya.
6. Dianggap gila hingga nyaris bangkrut
Pada saat mulai memasarkan produknya, banyak yang memandang sebelah mata Aqua karena ketika itu nama-nama air minum kemasan berwarna seperti Sprite, Cola, hingga 7 Up, sedang melejit. Bahkan, pada tahun 1978, Tirto sempat terpikirkan untuk menutup perusahaannya karena nilai yang dihasilkan belum cukup menutupi biaya operasional. Akhirnya, bukannya menurunkan harga, Tirto memutuskan menaikkan harga jual Aqua hampir tiga kali lipatnya yang kala itu mencapai Rp75 atau dua kali lipat harga bensin.
7. Bawa Aqua jadi brand air minum dalam kemasan terbesar kedua dunia
Pada tahun 1996, keluarga Tirto Utomo memutuskan untuk menjual sebagian besar sahamnya ke perusahaan makanan yang berasal dari Prancis, Danone. Keluarganya pun hanya memiliki 26 persen dari saham keseluruhan. Meskipun begitu, anaknya, Willy Sidharta memegang jabatan direktur di Aqua. Tirto Utomo pun dinobatkan sebagai pencetus air minum dalam kemasan. Bahkan, menurut Zenith International, Aqua adalah brand air minum dalam kemasan terbesar di Asia Pasifik dan terbesar kedua di dunia.
Dengan ide yang didapat dari kepekaannya terhadap lingkungan sekitarnya, Tirto Utomo mampu mendirikan Aqua dan mengembangkannya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



