Profil Murdaya Poo, Pengusaha di Balik Pondok Indah Mall: Kekayaan, Agama, dan Perjalanan Karier

AKURAT.CO Murdaya Poo adalah salah satu pengusaha tersukses di Indonesia yang namanya lekat dengan berbagai bisnis besar, termasuk Pondok Indah Mall (PIM).
Lahir di Blitar pada 12 Januari 1946, ia memulai kariernya dari bawah sebelum akhirnya menjadi pemilik jaringan bisnis raksasa di berbagai sektor, mulai dari properti hingga agribisnis.
Selain dunia bisnis, Murdaya juga sempat aktif di dunia politik, meskipun perjalanan kariernya tak lepas dari berbagai kontroversi.
Berikut profil Murdaya Poo yang dilansir dari berbagai sumber, Jumat (14/2/2025).
Baca Juga: Hendra Lembong Diusulkan Jadi Presdir BCA, Ini Profil Lengkapnya
Perjalanan Karier Murdaya Poo
Murdaya Poo memulai langkahnya di dunia usaha dengan bekerja sebagai pedagang koran sebelum akhirnya terjun ke bisnis kontraktor pada tahun 1972.
Saat itu, ia mendirikan PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI), perusahaan yang kemudian mengembangkan Pondok Indah Mall, salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta.
Seiring waktu, Murdaya semakin memperluas bisnisnya.
Pada 1992, ia mendirikan Central Cipta Murdaya Group, yang bergerak di berbagai sektor, termasuk perkebunan kelapa sawit, kayu lapis, serta teknologi dan informasi.
Selain itu, ia juga memiliki saham di Jakarta International Expo (JIExpo), pusat konvensi terbesar di ibu kota.
Jejak di Dunia Politik dan Kontroversi
Murdaya Poo juga sempat berkarier di dunia politik. Ia menjadi anggota DPR Komisi III dari Fraksi PDI-P pada periode 2004 hingga 2009.
Sebelum itu, ia pernah menjabat sebagai bendahara dan pimpinan cabang partai. Namun, karier politiknya tak lepas dari kontroversi.
Ia sempat terlibat dalam kasus pelanggaran Perda DKI Jakarta No. 9/1999 tentang Pelestarian Bangunan Cagar Budaya karena perubahan bentuk rumah pribadinya di Jalan Teuku Umar, Jakarta.
Selain itu, namanya juga muncul dalam kasus dugaan korupsi pengadaan peralatan Sistem Informasi Manajemen pada Direktorat Jenderal Pajak senilai lebih dari Rp43 miliar.
Dalam kasus ini, ia berstatus sebagai saksi, tetapi penyelidikan lebih lanjut dapat mengubah status hukumnya.
Sukses Bersama Sang Istri, Siti Hartati Murdaya
Kesuksesan Murdaya Poo juga tak lepas dari peran istrinya, Siti Hartati Murdaya. Pengusaha ini pernah masuk dalam daftar orang terkaya ke-14 dunia versi Forbes.
Bersama suaminya, ia mendirikan berbagai perusahaan besar, termasuk PT Hardaya Abeja Shoes Industry yang memproduksi sepatu Nike di Indonesia.
Selain itu, Siti Hartati juga mendirikan Berca Sportindo, distributor resmi Nike di Indonesia, serta mengembangkan merek sepatu lokal bernama League.
Keberhasilan pasangan ini semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu keluarga terkaya di Indonesia.
Perjalanan hidup Murdaya Poo adalah bukti bahwa kerja keras dan ketekunan dapat membawa seseorang meraih kesuksesan besar.
Dari seorang pedagang koran hingga menjadi pengusaha besar, ia telah menunjukkan bahwa visi yang kuat dan strategi bisnis yang tepat dapat membawa hasil luar biasa.
Meski perjalanan kariernya tidak lepas dari kontroversi, kiprahnya dalam dunia bisnis tetap menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK









