Akurat Logo

Israel Ungkap Pesawat Flydubai Nyaris Ditembak Andai Terus Meluncur ke Tel Aviv

Fitra Iskandar | 6 Oktober 2026, 14:33 WIB
Israel Ungkap Pesawat Flydubai Nyaris Ditembak Andai Terus Meluncur ke Tel Aviv
Ilustrasi bendera Israel - Pixabay

AKURAT.CO Pesawat flydubai Flight FZ1073 nyaris ditembak jatuh oleh Israel setelah insiden penyerangan di kokpit yang membuat pesawat turun drastis dalam waktu singkat. Israel bahkan mengerahkan jet tempur untuk menghadapi kemungkinan pesawat tersebut menjadi ancaman dan terus terbang menuju Tel Aviv.

Laporan CBS News menyebut jet tempur Israel dikerahkan setelah pesawat yang terbang dari Dubai menuju Tel Aviv mengalami insiden serius di kokpit pada 30 September. Militer Israel bersiap mengambil tindakan jika pesawat terus melaju menuju wilayah Tel Aviv dan dianggap sebagai ancaman.

Insiden tersebut bermula ketika kopilot Hamam al-Hammami menyerang kapten Smit Machchhar dan berusaha mengambil alih kendali pesawat. Situasi semakin mengkhawatirkan setelah pesawat flydubai tiba-tiba kehilangan ketinggian sekitar 16.000 kaki hanya dalam waktu lebih dari 30 detik.

Pesawat Flydubai Diduga Bisa Menjadi Ancaman

Penurunan ketinggian secara drastis membuat otoritas Israel khawatir pesawat tersebut telah dibajak atau sedang digunakan dalam serangan yang menargetkan Israel.

Pesawat kemudian berhasil melanjutkan penerbangan, tetapi insiden tersebut memicu respons militer Israel. Jet tempur disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk jika Flight FZ1073 tetap menuju Tel Aviv dalam kondisi yang dianggap mengancam.

Penyerangan di dalam kokpit terjadi ketika penerbangan flydubai tersebut sedang dalam perjalanan dari Dubai, Uni Emirat Arab, menuju Tel Aviv, Israel.

Kasus ini kini menjadi perhatian karena melibatkan keamanan penerbangan internasional dan potensi ancaman terhadap wilayah Israel. Penyelidikan terhadap motif serangan serta bagaimana kopilot dapat melakukan aksi tersebut masih berlangsung.

Sumber: Indiatoday

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.