Trump Ancam Iran Akan Dihantam Keras Jika Terbukti Terlibat dalam Serangan Pesawat Flydubai

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Iran akan mendapat serangan "sangat keras" jika terbukti terkait dengan aksi kopilot yang diduga berusaha menjatuhkan pesawat Flydubai menuju Israel.
Pernyataan Trump disampaikan pada Kamis, 1 Oktober 2026, ketika penyelidik masih berusaha mengungkap motif kopilot yang diduga menikam kapten pesawat hingga penerbangan Flydubai tersebut kehilangan ketinggian secara drastis.
Pesawat yang membawa 182 orang, mayoritas warga Israel, itu akhirnya berhasil diselamatkan setelah penumpang dan kru lain masuk ke kokpit, melumpuhkan kopilot, serta membantu menstabilkan pesawat sebelum melakukan pendaratan darurat di Arab Saudi.
Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih bahwa pemerintah AS sedang menyelidiki kemungkinan adanya hubungan antara kopilot dan Iran.
"Kami sedang mengerjakannya sekarang," kata Trump ketika ditanya apakah dirinya telah mendapat informasi mengenai kemungkinan keterlibatan Teheran.
Ketika kembali ditanya apakah Amerika Serikat akan melakukan serangan terhadap Iran jika negara tersebut terbukti berada di balik insiden, Trump menjawab bahwa Iran akan "dihantam sangat keras".
Trump tidak menjelaskan dasar dugaan mengenai kemungkinan keterlibatan Iran tersebut.
Trump Sebut Iran Bisa Jadi Terlibat
Pernyataan Trump muncul ketika penyelidikan terhadap insiden pesawat Flydubai masih berlangsung.
Kopilot yang merupakan warga negara Oman diduga menyerang kapten Smit Machchhar saat pesawat dalam perjalanan dari Uni Emirat Arab menuju Tel Aviv.
Serangan tersebut menyebabkan pesawat Boeing 737 Max 8 turun dari ketinggian sekitar 33.000 kaki menjadi 17.000 kaki hanya dalam waktu sekitar satu menit, menurut data FlightRadar24.
Dalam kondisi tersebut, situasi di dalam pesawat berubah menjadi kacau. Sejumlah penumpang kemudian masuk ke kokpit setelah kapten berhasil membuka pintu dan membantu mereka menghadapi kopilot.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah






