Akurat Logo

Kenapa Orang Ghana Dimakamkan dalam Peti Berbentuk Ikan, Gitar hingga Mobil?

Fitra Iskandar | 28 September 2026, 08:27 WIB
Kenapa Orang Ghana Dimakamkan dalam Peti Berbentuk Ikan, Gitar hingga Mobil?
Peti mati berbentuk gitar - Slate Magazine

AKURAT.CO Di Ghana, peti mati bukan sekadar tempat peristirahatan terakhir. Bagi sebagian masyarakat Ga, bentuk peti mati dapat menggambarkan profesi, kehidupan, hingga impian orang yang telah meninggal.

Seorang guru yang mengabdikan hampir separuh hidupnya untuk dunia pendidikan, Samuel Commey Tetteh, dimakamkan dalam peti mati berbentuk kotak pensil.

Sementara itu, Frederick Teiko Ofori, yang semasa hidup dikenal gemar bermain gitar, dimakamkan dalam peti mati berbentuk gitar.

Tradisi peti mati unik Ghana ini dikenal sebagai fantasy coffins atau peti mati fantasi. Bentuknya dibuat secara khusus untuk menggambarkan kehidupan dan pekerjaan orang yang meninggal.

Nelayan dapat dimakamkan dalam peti berbentuk ikan berukuran besar. Petani bisa menggunakan peti berbentuk buah kakao, sedangkan pengemudi dimakamkan dalam peti berbentuk mobil kayu.

Ada pula peti berbentuk sepatu untuk pembuat sepatu hingga botol bir raksasa untuk pemilik bar.

Peti Mati sebagai Penghormatan kepada Orang yang Meninggal

Tradisi tersebut berkembang di kalangan masyarakat Ga, kelompok etnis yang berasal dari kawasan desa-desa nelayan di sebelah timur Accra, ibu kota Ghana.

Dalam kepercayaan tradisional mereka, kematian dipandang bukan sebagai akhir perjalanan, melainkan persinggahan menuju alam leluhur.

Karena itu, perjalanan menuju alam tersebut dianggap sebaiknya dilakukan menggunakan sebuah "kendaraan" yang memiliki hubungan erat dengan kehidupan orang yang meninggal.

Peti mati kemudian menjadi semacam representasi kehidupan mereka.

Bentuk peti juga diyakini memiliki makna ketika orang yang meninggal nantinya bertemu dengan para leluhur di alam baka. Karena itu, keluarga dapat memilih bentuk yang menggambarkan profesi, kegemaran, atau kehidupan almarhum.

Tradisi yang Muncul pada Masa Kolonial Inggris

Salah satu pengrajin yang telah lebih dari tiga dekade membuat peti mati khusus tersebut adalah Daniel Oblie Mensah.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.