Akurat Logo

Kereta Ekspres Jepang Tabrak 4 Pekerja Rel hingga Tewas, Diduga Ada Miskomunikasi

Fitra Iskandar | 21 Agustus 2026, 10:19 WIB
Kereta Ekspres Jepang Tabrak 4 Pekerja Rel hingga Tewas, Diduga Ada Miskomunikasi
Spacia X - Gaijinpot

AKURAT.CO Kecelakaan tragis terjadi di Jepang setelah sebuah kereta ekspres yang memasuki stasiun menabrak empat orang yang sedang melakukan pekerjaan pengendalian gulma di jalur kereta api, Kamis (20/8/2026).

Insiden tersebut terjadi di Stasiun Shin-Kanuma, Prefektur Tochigi, sebelah utara Tokyo, di jalur Tobu Nikko Line.

Kereta yang terlibat merupakan kereta ekspres Spacia tujuan Tokyo. Menurut kepolisian Prefektur Tochigi dan operator kereta Tobu Railway, empat korban terdiri dari tiga pekerja dan seorang supervisor.

Keempatnya sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, mereka kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Empat Pekerja Tewas di Jalur Kereta

Para korban diketahui sedang menjalankan tugas menyemprotkan herbisida untuk mengendalikan pertumbuhan gulma di sekitar jalur rel.

Selain empat korban, terdapat enam orang lain di lokasi ketika kecelakaan terjadi. Mereka terdiri dari dua pekerja, tiga petugas pengawas jalur, dan seorang supervisor lapangan.

Keenam orang tersebut dilaporkan selamat. Sekitar 50 penumpang yang berada di dalam kereta juga tidak mengalami luka.

Polisi bersama Tobu Railway kini menyelidiki penyebab kecelakaan, termasuk alasan para pekerja masih berada di jalur ketika kereta ekspres mendekat.

Fungsi Petugas Pengawas Sedang Diselidiki

Dalam prosedur keselamatan pekerjaan di jalur kereta Jepang, petugas pengawas bertugas memperingatkan pekerja ketika kereta mendekat.

Petugas biasanya memberikan tanda kepada pekerja agar segera meninggalkan jalur. Mereka juga memberi isyarat kepada masinis dengan mengibarkan bendera. Setelah menerima peringatan, masinis membunyikan klakson sebagai tanda bahwa keberadaan mereka telah diketahui dan kemudian melanjutkan perjalanan dengan kewaspadaan.

Namun, dalam kecelakaan di Shin-Kanuma, masih belum diketahui mengapa sistem peringatan tersebut tidak berhasil mencegah para pekerja berada di jalur saat kereta melintas.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.