Spider-Man: Brand New Day Diboykot di Dunia Arab

AKURAT.CO Seruan boikot terhadap film Spider-Man: Brand New Day menggema di Lebanon, Yordania, dan sejumlah negara Arab lainnya. Kampanye tersebut digerakkan kelompok pro-Palestina yang mempersoalkan sikap produser film, Avi Arad, terkait Israel dan perang di Gaza.
Kelompok Campaign to Boycott Supporters of Israel in Lebanon menyerukan masyarakat untuk tidak membeli tiket film tersebut. Mereka menilai pembelian tiket dapat dianggap sebagai bentuk “normalisasi budaya” terhadap Israel karena produksi film melibatkan figur yang secara terbuka menyatakan dukungan politik kepada Israel.
“Apakah kita ingin mendukung produksi yang melibatkan individu yang secara terbuka menyatakan dukungan politik kepada Israel?” ujar kelompok tersebut dalam pernyataan di media sosial menjelang penayangan film.
Mereka juga meminta masyarakat menghindari pemutaran berbayar dan menegaskan bahwa seruan boikot merupakan bagian dari penolakan terhadap normalisasi Israel maupun kebijakannya.
Kelompok Yordania Ikut Serukan Boikot
Seruan serupa datang dari kelompok anti-normalisasi Yordania, Taharrak.
Kelompok tersebut meminta masyarakat Yordania memboikot Spider-Man: Brand New Day dan mendesak agar film itu tidak masuk dalam jadwal pemutaran bioskop di negara tersebut.
Taharrak juga meminta Jordanian Artists Syndicate, pengelola bioskop serta lembaga terkait lainnya mengambil sikap terhadap penayangan film tersebut.
Seruan boikot kemudian menyebar lebih luas melalui aktivis dan kreator konten di sejumlah negara Arab.
Avi Arad Jadi Sasaran Utama Kampanye
Kampanye boikot tidak menyoroti alur cerita Spider-Man: Brand New Day maupun para pemainnya. Fokus utama justru diarahkan kepada produser Avi Arad dan rekam jejak politiknya.
Arad merupakan mantan petinggi Marvel Studios yang memiliki kewarganegaraan Israel dan Amerika Serikat. Ia pernah bertugas di militer Israel pada 1965-1968 dan terlibat dalam Perang Enam Hari 1967.
Marvel mencantumkan Arad sebagai salah satu dari empat produser film tersebut, bersama Kevin Feige, Amy Pascal dan Rachel O'Connor.
Film ini dibintangi Tom Holland sebagai Peter Parker dan disutradarai Destin Daniel Cretton.
Pernyataan Arad soal Netanyahu Kembali Disorot
Kontroversi terhadap Arad juga berkaitan dengan surat yang ditulisnya pada 2024 dan diterbitkan oleh media hiburan TheWrap.
Saat itu, Arad mengecam pernyataan Chuck Schumer, yang ketika menjabat sebagai pemimpin mayoritas Senat AS menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai penghalang perdamaian dan menyerukan pemilu baru di Israel.
Arad menilai Schumer tidak berhak mencampuri proses politik Israel.
Ia juga menyebut dirinya sebagai mantan anggota militer Israel yang bangga serta menolak posisi Schumer terkait seruan gencatan senjata.
Pernyataan tersebut kini kembali digunakan kelompok pro-Palestina sebagai dasar untuk mengampanyekan boikot terhadap film Spider-Man: Brand New Day.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara







