Interpol Terbitkan Red Notice untuk Wanita Ukraina, Diduga Dalang Bom yang Targetkan Miliarder di Monaco

AKURAT.CO Interpol resmi menerbitkan Red Notice terhadap seorang wanita berkewarganegaraan Ukraina yang diduga menjadi dalang aksi peledakan bom di Monaco yang menargetkan seorang miliarder asal Ukraina beserta keluarganya.
Dalam pengumuman yang dirilis pada Jumat (7/8/2026), Interpol mengidentifikasi tersangka sebagai Anastasiia Berezovska, 39 tahun. Ia diburu atas tuduhan percobaan pembunuhan serta keterlibatan dalam pemasangan bahan peledak di jalan umum dengan tujuan kriminal.
Penerbitan Red Notice memungkinkan aparat penegak hukum di berbagai negara untuk melacak dan menangkap tersangka guna menghadapi proses hukum di Monaco.
Diduga Menyamar sebagai Pria
Penyelidikan mengungkap bahwa Berezovska diduga menyamar sebagai pria untuk menghindari identifikasi.
Wakil Jaksa Penuntut Umum Monaco, Morgan Raymon, mengatakan penyidik awalnya mengira pelaku adalah seorang pria bertubuh besar yang mengenakan atasan lengan panjang berwarna gelap, celana pendek terang, serta topi bucket hitam.
Namun setelah menganalisis rekaman kamera pengawas dari beberapa hari sebelumnya dan memperoleh keterangan saksi, penyidik menyimpulkan bahwa pelaku sebenarnya adalah seorang perempuan yang sengaja menyamar sebagai laki-laki.
Interpol menyebut Berezovska memiliki tato besar yang diduga bergambar ular membentang dari bahu hingga siku kanan serta mampu berbicara dalam bahasa Jerman.
Diduga Kabur Lewat Prancis dan Italia
Menurut otoritas Monaco, alamat terakhir tersangka diketahui berada di Jerman.
Setelah ledakan terjadi, Berezovska diyakini melarikan diri menggunakan mobil sewaan dengan melintasi Prancis sebelum menuju Italia.
Hingga kini, aparat keamanan di sejumlah negara Eropa masih melakukan pencarian terhadap perempuan tersebut.
Bom Diledakkan dari Jarak Jauh
Penyidik menyatakan bom yang digunakan dalam serangan itu dipicu menggunakan alat kendali jarak jauh.
Sisa-sisa bahan peledak telah dikirim ke laboratorium forensik di Prancis untuk dianalisis guna mengungkap jenis bom dan kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam serangan tersebut.
Miliarder Asal Ukraina Diduga Jadi Sasaran
Otoritas Monaco belum mengungkap identitas resmi para korban.
Namun sejumlah media Prancis dan Ukraina melaporkan bahwa target utama serangan diduga adalah Vadym Yermolaiev, pengusaha kaya kelahiran Ukraina yang kini berstatus warga negara Siprus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat







