Tragis! Satu Keluarga Tewas dalam Kecelakaan Bus Maut di Virginia Saat Hendak Hadiri Pernikahan Kerabat

AKURAT.CO Perjalanan sebuah keluarga menuju pesta pernikahan berubah menjadi tragedi setelah mereka menjadi korban kecelakaan maut yang melibatkan sebuah bus antarkota di Virginia, Amerika Serikat.
Dmitri Doncev, 45 tahun, istrinya Ecaterina Doncev, 44 tahun, serta kedua anak mereka, Emily dan Mark, meninggal dunia dalam tabrakan beruntun yang terjadi di Interstate 95, Stafford County, pada Jumat dini hari.
Keluarga asal Massachusetts tersebut sedang melakukan perjalanan menuju South Carolina untuk menghadiri pernikahan kerabat. Mereka bahkan membawa berbagai hidangan penutup yang telah dipersiapkan sendiri oleh Ecaterina untuk acara bahagia tersebut.
Namun perjalanan itu berakhir tragis ketika sebuah bus penumpang menabrak sejumlah kendaraan yang melambat akibat adanya zona pekerjaan jalan.
Menurut Kepolisian Negara Bagian Virginia, bus tersebut terlebih dahulu menabrak sebuah Chevrolet Suburban. Benturan keras membuat kendaraan itu menghantam mobil Acura yang ditumpangi keluarga Doncev.
Selain keluarga Doncev, seorang perempuan bernama Priscilla Mafalda, 25 tahun, yang berada di kendaraan lain juga dilaporkan meninggal dunia.
Sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan medis. Satu orang sempat berada dalam kondisi kritis, meski sebagian besar korban telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
Pihak berwenang telah menetapkan sopir bus, Jing S. Dong, 48 tahun, sebagai tersangka. Ia menghadapi dakwaan pembunuhan tidak disengaja dan kemungkinan akan menghadapi tuduhan tambahan setelah penyelidikan selesai.
Jaksa Stafford County menyatakan terdapat cukup bukti awal yang menunjukkan bahwa pengemudi mengoperasikan kendaraan secara lalai hingga menyebabkan kecelakaan fatal tersebut.
Sementara itu, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) telah memulai investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut.
Anggota NTSB, Tom Chapman, mengungkapkan bahwa bus melaju dengan kecepatan tinggi sebelum tabrakan terjadi.
"Dari kondisi tabrakan, tampaknya jika memang ada pengereman, jumlahnya sangat minimal. Kecepatan kendaraan dan tingkat kerusakan menunjukkan benturan yang sangat keras," katanya.
Bus yang terlibat kecelakaan diketahui sedang melakukan perjalanan dari New York menuju North Carolina.
Di tengah penyelidikan, kisah keluarga Doncev menyentuh hati banyak orang. Dmitri bekerja sebagai perawat di Holyoke Medical Center, sementara Ecaterina dikenal sebagai penata rambut yang menghabiskan beberapa hari terakhir sebelum keberangkatan untuk membuat berbagai makanan penutup bagi pesta pernikahan keluarga.
Pasangan tersebut pindah dari Moldova ke Amerika Serikat pada tahun 2008 dan membangun kehidupan baru di Greenfield, Massachusetts.
Menurut kerabat mereka, Carolina Bublik, keluarga Doncev berangkat menuju South Carolina bersama anggota keluarga lainnya yang menggunakan kendaraan berbeda.
Dalam perjalanan, kedua kendaraan sempat terpisah.
"Dmitri berkata, 'Kalian jalan dulu, nanti saya menyusul.' Kami tidak pernah menyangka itu akan menjadi percakapan terakhir," ujar Bublik.
Sumber: AP
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 7Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 8Link Download Kalender 2027 PDF Lengkap dengan Tanggal Merah, Libur Nasional, dan Cuti Bersama
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok







