Tangki Bahan Kimia Beracun Terancam Meledak, 40 Ribu Warga California Dievakuasi

AKURAT.CO Sekitar 40 ribu warga di California Selatan, Amerika Serikat, dievakuasi setelah otoritas setempat memperingatkan potensi ledakan besar dari sebuah tangki berisi ribuan galon bahan kimia beracun di Orange County.
Pejabat pemadam kebakaran menyebut tangki tersebut menyimpan sekitar 7.000 galon methyl methacrylate, zat kimia sangat berbahaya yang dapat memengaruhi sistem pernapasan serta menyebabkan iritasi serius pada kulit dan mata.
Manajer program HAZMAT, Nick Freeman, mengatakan bahan kimia itu juga sangat mudah terbakar dan dalam kondisi saat ini sangat reaktif.
Situasi darurat terjadi setelah upaya petugas untuk menetralkan bahan kimia di dalam tangki gagal akibat kerusakan katup, sehingga meningkatkan risiko kebocoran maupun ledakan besar.
Komandan insiden Orange County Fire Authority, Craig Coby, mengungkapkan pihaknya kini menghadapi dua kemungkinan terburuk.
“Pertama, tangki retak lalu seluruh cairan kimia bocor ke tanah. Kedua, tangki bisa meledak,” ujar Coby kepada wartawan.
Petugas pemadam sebelumnya sempat berhasil menurunkan suhu tangki dengan menyemprotkan air secara terus-menerus. Namun, kondisi tangki disebut masih sangat tidak stabil.
Otoritas menyatakan skenario kebocoran dianggap sebagai kemungkinan terbaik dibanding ledakan. Jika tangki bocor, ribuan galon bahan kimia itu akan ditahan menggunakan penghalang pasir dan sistem penampungan khusus agar tidak mencemari saluran air, sungai, maupun laut.
Tim HAZMAT kemudian akan masuk untuk menetralisir zat kimia dan mengendalikan uap beracun yang muncul dari kebocoran tersebut sebelum warga diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing.
Pihak berwenang juga membentuk tim khusus untuk mencari solusi alternatif demi mencegah ledakan besar. Namun hingga kini belum diketahui berapa lama tangki tersebut dapat bertahan.
Craig Coby menambahkan petugas telah menetapkan batas suhu kritis yang menandakan tangki memasuki kondisi “thermal runaway” atau reaksi panas tak terkendali.
Jika suhu itu tercapai, seluruh petugas akan ditarik dari area berbahaya dan tangki akan dibiarkan bereaksi dengan sendirinya demi keselamatan tim penyelamat.
Insiden bahan kimia berbahaya ini menjadi perhatian besar di Amerika Serikat karena berpotensi memicu bencana lingkungan dan ancaman kesehatan massal di kawasan padat penduduk California Selatan.
Sumber: JP
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







